Cabai Rawit di Dompu Tembus Rp120 Ribu
- 23 Feb 2026 11:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu - Cuaca buruk, membuat barang-barang kebutuhan pokok, terutama yang bergantung pada pasokan luar pulau Sumbawa, membuat harga kebutuhan pokok di Kabupaten Dompu, merangkak naik.
Cabe rawit, salah komoditi yang bergantung pasokan dari luar daerah, terutama dari pulau Lombok. Di Pasar Induk Dompu, komoditi ini di bandrol mencapai Rp120 ribu per kilogram.
Joko Prasetiyo, pedagang sayur mayur di Pasar induk Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengatakan, langkahnya cabe rawit itu, selain cuaca buruk, juga harus berebut dengan pedagang lain akibat minimnya stok pengiriman dari daerah asal.
"Informasinya sih, pasokan ke Dompu hanya sedikit karena di Lombok juga cabe susah keluar," katanya, Senin, 23 Februari 2026.
Sementara itu, Munarsih, pedagang warung makan di Kelurahan Karijawa, punya siasat lain dalam menyikapi mahalnya harga cabe rawit.
Cabe kering yang harganya lebih murah, menjadi pilihan untuk pelengkap masakannya. Resiko komplain dari pembeli akibat masakannya kurang berasa, akan diterima Munarsih.
"Cabe kering itu kita rendam dulu, baru kita campur dengan sedikit cabe rawit segar. Ya memang kualitasnya turun sih, tapi mau gimana lagi," katanya
Baik Joko maupun Munarsih, berharap ada intervensi dari pemerintah untuk merangsang petani lokal, membudidayakan komoditi cabe rawit.
Sebab, petani di Kabupaten Dompu, hanya bisa mengembangkan komoditi cabe merah dan cabe kriting. Joko belum tahu pasti, kenapa petani di Kabupaten Dompu, enggan membudidayakan cabe rawit secara masal.
Padahal, komoditi ini sering langkah, apalagi di awal tahun saat cuaca buruk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....