Gubernur Lantik 392 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov NTB

  • 20 Feb 2026 18:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melantik 392 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Jumat sore, 20 Februari 2026. Pelantikan yang digelar di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB itu terdiri atas 147 pejabat Eselon III dan 245 pejabat Eselon IV.

Iqbal menyampaikan rasa syukur karena proses pelantikan yang sempat berlarut-larut akhirnya dapat dilaksanakan. Ia mengakui keterlambatan tersebut dipengaruhi proses administrasi di tingkat pusat maupun provinsi.

“Saya mohon maaf prosesnya agak berlarut-larut. Saya berusaha menetapkan hari ini sehingga mulai Senin seluruh OPD sudah berfungsi 100 persen, terutama dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Pelantikan kali ini berlangsung di tengah kebijakan perampingan organisasi yang berdampak pada penghapusan sejumlah jabatan struktural. Akibatnya, sebagian pejabat yang sebelumnya menduduki Eselon III dan IV tidak lagi menempati posisi tersebut.

Menurut Iqbal, rotasi dan mutasi merupakan hal lumrah dalam birokrasi. Ia mengaku telah menghabiskan 29 tahun sebagai birokrat dan memahami dinamika tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan karier aparatur sipil negara (ASN).

“Apa yang terjadi hari ini adalah situasi biasa dalam dunia birokrasi. Harapan saya, ini dilalui dengan tenang dan fokus pada sumpah serta janji yang telah diucapkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang tidak lagi dilantik pada kesempatan ini. Menurut dia, kontribusi mereka dalam jabatan struktural tetap menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi.

Dalam proses penentuan pejabat, Pemerintah Provinsi NTB menerapkan mekanisme “beauty contest” untuk memetakan potensi dan kinerja ASN secara lebih objektif. Iqbal yang mengaku sebagai pendatang baru di NTB menyebut dirinya mengandalkan hasil pemetaan tersebut, termasuk profil dari Badan Kepegawaian Daerah dan catatan inspektorat.

“Saya tidak mengenal satu per satu. Yang saya baca adalah hasil beauty contest dan profil yang tersedia. Tentu ada subjektivitas, tetapi setidaknya kita berusaha mengurangi risiko itu,” ujarnya.

Iqbal menilai jabatan Eselon III memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan dan perumus kebijakan, sementara Eselon IV menjadi ujung tombak eksekusi sekaligus kaderisasi kepemimpinan.

Ia berharap pejabat Eselon III yang dilantik hari ini merupakan calon-calon pemimpin masa depan NTB.

“Orang yang duduk di Eselon III seharusnya layak menjadi Eselon II. Ini tahap yang harus dilalui. Karena itu kita sangat hati-hati memilih,” katanya.

Ia menambahkan, di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seluruh pejabat Eselon III dinilai telah memiliki kapasitas untuk naik ke jenjang Eselon II. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan sistem karier dan proses kaderisasi mulai berjalan.

Kepada pejabat Eselon III, Iqbal menitipkan pembinaan terhadap pejabat Eselon IV sebagai bagian dari proses regenerasi. Ia juga memberi sinyal bahwa ke depan jabatan fungsional akan semakin diperkuat seiring penyesuaian sistem kerja birokrasi.

Mantan Dubes Turki untuk Indonesia ini berpesan agar para pejabat bekerja dengan integritas dan ketulusan.

“Kerjakan dengan hati, kerjakan dengan hati-hati, dan jangan dimasukkan hati. Dalam jabatan, tidak mungkin menyenangkan semua orang. Itu konsekuensi menjadi pejabat publik,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....