Dinkes Pastikan Imunisasi Tetap Aman Pasca Insiden Kebakaran

  • 15 Feb 2026 12:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Komitmen menjaga layanan kesehatan dasar ditegaskan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dengan memastikan stok vaksin tetap aman pasca insiden kebakaran salah satu fasilitas pelayanan kesehatan.

Di tengah kekhawatiran masyarakat, Dinkes menjamin distribusi vaksin ke 11 puskesmas se-Kota Mataram berjalan normal melalui gudang farmasi pusat, sehingga pelayanan imunisasi bayi dan balita tidak terganggu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, menegaskan tidak ada kendala dalam pelaksanaan imunisasi rutin.

“Secara keseluruhan stok vaksin tersedia dan terkendali. Puskesmas cukup mengajukan permintaan sesuai kebutuhan operasional, dan distribusi dari gudang farmasi kami pastikan berjalan lancar,” ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.

Ia menekankan, prioritas utama pemerintah adalah menjaga kesinambungan program imunisasi sebagai bagian dari perlindungan kesehatan anak.Untuk mengoptimalkan pelayanan sekaligus mencegah pemborosan, puskesmas menerapkan sistem “hari vaksin”, yakni penjadwalan imunisasi pada hari tertentu. Kebijakan ini diterapkan karena beberapa jenis vaksin dikemas dalam ampul multi-dosis yang digunakan untuk beberapa penerima sekaligus.

“Dengan sistem hari vaksin, ampul yang dibuka bisa langsung habis dalam satu hari pelayanan, sehingga tidak ada sisa vaksin yang terbuang,” jelas Emirald.

Sementara itu, proses rehabilitasi ruang pelayanan yang terdampak kebakaran kini tengah berlangsung. Perbaikan difokuskan pada satu ruangan dengan pembiayaan disesuaikan berdasarkan rencana anggaran belanja (RAB) unit terkait.

“Perbaikannya hanya satu ruangan, jadi insyaallah masih bisa tertangani dengan anggaran yang ada. Saat ini tim teknis sedang berproses di lapangan,” katanya.

Dinkes berharap masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan layanan imunisasi. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas kesehatan tetap beroperasi optimal meskipun terjadi insiden.

“Program kesehatan dasar tetap menjadi prioritas. Kami pastikan pelayanan kepada bayi dan balita tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Emirald.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....