Happy Hearts Bangun Ruang Kelas di Lotim dari Plastik Daur Ulang
- 11 Feb 2026 20:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Upaya mendorong melestarikan lingkungan, Happy Hearts Indonesia membangun puluhan ruang kelas dan toilet dari plastik daur ulang mendukung pembelajaran siswa di Lombok Timur. Hal itu sangat direspon positif berbagi pihak termasuk Pemda Lombok Timur.
Perwakilan Happy Hearts Indonesia, Tamrin, menyampaikan salah satu lokasi yang dibangun berada di SDN 2 Gunung Malang merupakan sekolah ke-12 yang dibangun pihaknya di Lombok Timur. Hingga kini, total 73 ruang kelas dan 48 toilet telah didirikan melalui program tersebut.
“SDN 2 Gunung Malang adalah sekolah ke-12 yang kami bangun di Lombok Timur. Secara keseluruhan sudah ada 73 ruang kelas dan 48 toilet yang berdiri, dan kami berharap jumlah ini terus bertambah,” ujar Tamrin, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan, program Happy Hearts tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan. Hingga saat ini, sekitar 99 ton sampah plastik telah didaur ulang menjadi bahan bangunan yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 14 ton.
“Bangunan sekolah kami rancang dengan kualitas tinggi, ramah anak, dan ramah lingkungan. Kami juga berharap ruang kelas baru ini dapat dijaga dengan baik serta para guru mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik agar proses pembelajaran semakin optimal,” katanya.
Sementara itu, Manager Classroom of Hope (CoH), Rachel, menjelaskan bahwa CoH merupakan mitra Happy Hearts Indonesia yang berperan sebagai sponsor dalam program pembangunan sekolah blok. Program tersebut dimulai setelah gempa bumi yang melanda Pulau Lombok beberapa tahun lalu, dengan tujuan membangun kembali sekolah-sekolah yang terdampak bencana.
“Bahan bangunan yang digunakan berasal dari sampah plastik daur ulang sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah plastik. Dana program ini bersumber dari para donatur asal Australia dengan harapan dapat mendorong kemajuan pendidikan di Lombok Timur, maupun Indonesia secara umum,” jelas Rachel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....