Wabup Loteng Tekankan Solusi Konkret di Musrenbang Tematik Pendidikan

  • 11 Feb 2026 18:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan layanan pendidikan melalui Musrenbang Tematik Pendidikan yang digelar Rabu 11 Februari 2026 di Ruang Rapat Bupati Lantai 5 Puspem Kantor Bupati Lombok Tengah.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si. ini menjadi ruang konsolidasi berbagai pihak untuk menyusun langkah konkret menjawab tantangan pendidikan daerah, mulai dari akses, mutu pembelajaran, hingga tata kelola satuan pendidikan.

Wabup Nursiah menegaskan, pendekatan tematik dalam Musrenbang tidak boleh berhenti pada inventarisasi persoalan semata, tetapi harus menghasilkan solusi terukur dan realistis. Menurutnya, perencanaan pendidikan harus berbasis data dan analisis mendalam agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah dan peserta didik.

“Pendekatan tematik menuntut keseriusan kita membedah akar persoalan. Kepala sekolah dan guru harus aktif menyampaikan kondisi riil di lapangan agar solusi yang dirumuskan tepat sasaran,” tegasnya.

Kepala Bidang AP2M Bapperida Lombok Tengah, Sri Mulyana Widiastuti, menjelaskan Musrenbang Tematik Pendidikan yang telah memasuki tahun kedua ini dirancang sebagai forum kolaboratif lintas sektor. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah membuka ruang partisipasi bagi lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, hingga mitra pembangunan untuk menyamakan persepsi dan menyusun prioritas program.

Sementara itu, Jamaludin dari Program Inovasi Provinsi NTB menilai Musrenbang tematik sebagai momentum strategis untuk mengangkat isu-isu pendidikan berbasis fakta lapangan. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi usulan program dengan kapasitas fiskal daerah dan kebijakan yang berlaku agar implementasinya efektif dan berkelanjutan.

Musrenbang ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, BPMP, Balai Bahasa NTB, BPTK, NU, Universitas Mataram, Baznas, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta kepala OPD lingkup Pemkab Lombok Tengah.

Melalui forum ini, Pemkab Lombok Tengah berharap arah pembangunan pendidikan ke depan semakin terfokus, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....