Marvelous Wastra NTB, Panggung Budaya dan Kepedulian Sosial
- 08 Feb 2026 11:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri menghadiri pagelaran seni Marvelous Wastra NTB yang digelar di Rinjani Ballroom, Lombok Raya Hotel, Sabtu, 7 Februari 2026. Acara ini menampilkan 60 koleksi wastra khas NTB melalui peragaan busana dan pertunjukan seni.
Pagelaran tersebut tidak hanya memamerkan keindahan kain tradisional, tetapi juga membawa pesan empati atas sejumlah peristiwa alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Wastra diposisikan sebagai medium budaya sekaligus ruang kepedulian sosial.

Wagub mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sarat makna. Menurut dia, wastra bukan hanya produk estetika, melainkan cerminan kecintaan terhadap daerah dan warisan budaya yang harus dijaga bersama.
“Pagelaran ini menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi sarana kepedulian kolektif, bukan sekadar tontonan,” ujarnya.
Ia menyoroti salah satu wastra khas NTB, Muna Pa’a dari Kabupaten Dompu, yang dinilai memiliki karakter kuat dan nilai estetika tinggi. Wastra tersebut, kata dia, telah mendapatkan apresiasi di berbagai kesempatan.
Namun, mantan Bupati Bima dua periode itu mengingatkan bahwa pengembangan wastra daerah tidak cukup hanya mengejar panggung nasional dan internasional. Keberlanjutan para penenun harus menjadi perhatian utama.
“Penenun adalah penjaga nilai dan identitas budaya. Tanpa mereka, wastra hanya akan menjadi artefak,” katanya.
Ia mendorong Dekranasda Kabupaten Dompu untuk memberikan perhatian serius kepada para penenun Muna Pa’a, khususnya di wilayah Hu’u dan sekitarnya, agar produksi dan regenerasi tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta Agathia, menegaskan bahwa wastra memiliki peran strategis dalam penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan. Menurutnya, sebagian besar perajin wastra adalah perempuan yang menggantungkan penghidupan dari kerajinan tersebut.
“Di balik setiap helai wastra ada kerja keras para ibu dan perempuan yang menopang ekonomi keluarga,” ujar Sinta.
Ia menilai wastra NTB menyimpan potensi ekonomi besar jika dikelola secara berkelanjutan dan terorganisir, dengan dukungan nyata dari berbagai pihak. Karena itu, TP PKK Provinsi NTB siap memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan wastra daerah.
Sinta juga mengingatkan bahwa promosi wastra ke tingkat nasional dan internasional harus dibarengi kesiapan di hulu, terutama melalui pendampingan dan pemberdayaan penenun serta perajin.
“Wastra tidak boleh hanya menjadi kebanggaan simbolik, tetapi juga sumber penghidupan yang bermartabat,” katanya.
Melalui momentum Marvelous Wastra NTB, ia mengajak kader PKK, masyarakat, dan generasi muda untuk mencintai, menggunakan, serta mempromosikan wastra lokal dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya dan menguatkan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....