Haji Muzihir Tegaskan Tak Maju DPRD Lagi

  • 07 Feb 2026 16:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Wakil Ketua III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Haji Muzihir, menegaskan dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPRD Provinsi pada periode mendatang. Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi berbagai pertanyaan masyarakat yang kerap muncul dalam setiap pertemuan, baik saat silaturahmi maupun kegiatan reses.

Haji Muzihir mengatakan, selama ini dirinya tidak pernah melakukan kampanye di tengah masyarakat. Namun, aspirasi warga justru terus mengalir, bahkan ada yang berharap dirinya tetap menjadi anggota DPRD hingga seumur hidup.

“Jawaban saya selalu sama, cukup saya di DPRD Provinsi sampai periode ini saja. Insyaallah nanti akan digantikan oleh anak saya, Haji Wais Alqorni, LC, MA,” ujar Haji Muzihir, Jumat 6 Februari 2026 di Kantor DPW PPP NTB.

Ia menambahkan, masa jabatannya akan berakhir pada 2029 sesuai aturan lama, meskipun tidak menutup kemungkinan diperpanjang hingga 2031 jika ada regulasi baru. Namun demikian, ia memastikan tidak akan mencalonkan diri maupun dicalonkan kembali sebagai anggota DPRD Provinsi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Lebih lanjut, Haji Muzihir mengungkapkan adanya pertanyaan lanjutan dari masyarakat terkait rencana dirinya setelah tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD.

“Saya selalu bilang, saya tidak berani mencalonkan diri jadi apa pun. Bahkan Ketua RT pun saya tidak berani, karena suara saya hanya satu,” katanya.

Namun, menurutnya, masyarakat justru menyampaikan keinginan agar dirinya tetap berperan di pemerintahan. Dalam berbagai pertemuan warga, mulai dari acara duka hingga hajatan, muncul aspirasi agar ia maju sebagai Wali Kota Mataram.

"Saya kembalikan ke masyarakat. Saya ini ibarat barang, mau diarahkan ke mana. Kalau masyarakat menginginkan dan mencalonkan saya, insyaallah saya siap,” ucapnya.

Haji Muzihir menegaskan prinsipnya tidak ingin mencalonkan diri secara aktif, tetapi siap apabila dicalonkan oleh masyarakat. Ia menilai dinamika politik di Kota Mataram saat ini terbuka dan tidak ada kekuatan dominan yang sulit ditembus.

"Tidak ada inkumben, tidak ada pertahanan. Itu yang membuat saya berani jika dicalonkan. Tapi sekali lagi, saya tidak mau mencalonkan diri, kecuali dicalonkan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Haji Muzihir memohon doa dari masyarakat agar selalu diberi kesehatan dalam menjalani pengabdian ke depan.

“Yang paling penting, kami harus sehat dulu,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....