Aruna Senggigi Hadirkan Iftar Ramadan 1447H Bernuansa Budaya

  • 05 Feb 2026 21:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID., Lombok Barat - Aruna Senggigi kembali menghadirkan inovasi kuliner Ramadan melalui peluncuran Iftar – Negeri Rasa Spesial Ramadan yang resmi digelar pada Kamis 5 Februari 2026. Program ini menjadi penanda keseriusan hotel berbintang di kawasan Senggigi tersebut dalam mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada tamu hotel dan masyarakat luas.

General Manager Aruna Senggigi, Yeyen Heryawan, S.Tr.Par, menegaskan konsep iftar tahun ini dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya Aruna Senggigi konsisten mengusung tema Timur Tengah, kini hotel memilih kembali ke akar kuliner Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus digali dan diperkenalkan ke pasar internasional.

“Kami melihat masakan Nusantara memiliki kekayaan rasa yang luar biasa dan perlu terus dieksplorasi serta diperkenalkan, apalagi tamu kami tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mancanegara,” katanya.

Menurut Yeyen, konsep Iftar Negeri Rasa tidak hanya menyajikan ragam menu khas Indonesia, tetapi juga memberikan pengalaman budaya yang melibatkan pengunjung secara langsung. Berbeda dari tahun lalu yang mengangkat tema Serambi Timur Tengah dengan sajian humus, salad khas Arab hingga dessert khas Timur Tengah, tahun ini Aruna Senggigi menghadirkan sentuhan budaya lokal sebagai bagian dari pengalaman menunggu waktu berbuka.

“Tahun ini kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, bukan hanya soal makanan, tetapi juga budaya. Pengunjung bisa mencoba membatik, anak-anak bisa mewarnai wayang, hingga aktivitas paint on your own poetry yang bisa dikreasikan dan dibagikan kepada pengunjung lain,” ucapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat dinikmati setiap hari selama bulan Ramadan di Pandan All Day Dining, menjadikan waktu menunggu berbuka puasa lebih bermakna dan edukatif, terutama bagi keluarga dan tamu in-house.

Yeyen juga mengakui Ramadan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi industri perhotelan karena bertepatan dengan masa low season. Namun, momentum berbuka puasa justru menjadi salah satu tumpuan utama sektor food and beverage untuk menjaga performa pendapatan hotel.

“Di bulan Ramadan tingkat hunian biasanya tidak terlalu tinggi, sehingga kreativitas hotel sangat dibutuhkan. Iftar menjadi salah satu andalan revenue, dan kami optimistis konsep ini bisa diterima dengan baik,” katanya.

Untuk tahun ini, Aruna Senggigi menargetkan 6.500 pengunjung iftar, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 6.000 orang. Faktor cuaca dan antusiasme masyarakat diharapkan dapat mendukung pencapaian target tersebut.

Tak hanya itu, Aruna Senggigi juga menyiapkan program lucky draw mingguan dengan hadiah yang menarik perhatian publik. Seiring tingginya minat masyarakat terhadap emas, manajemen hotel menghadirkan door prize logam mulia seberat satu gram setiap pekan selama Ramadan.

“Kami ingin memberikan pengalaman Ramadan yang berkesan, bukan hanya dari rasa dan suasana, tetapi juga dari apresiasi kepada para pengunjung yang telah memilih berbuka puasa bersama kami,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....