Kemiskinan Ekstrem Mataram Ditekan Tuntas pada 2029

  • 05 Feb 2026 16:33 WIB
  •  Mataram

RRI. CO. ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram menaruh perhatian serius pada penanganan kemiskinan ekstrem yang masih menyentuh ribuan warga. Berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, angka kemiskinan ekstrem tercatat sebesar 1,09 persen atau setara dengan 5.938 jiwa, dan ditargetkan turun hingga nol persen paling lambat pada akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kota Mataram, H. Muhammad Ramadhani, menjelaskan bahwa secara keseluruhan tingkat kemiskinan di Kota Mataram berada di angka 7,15 persen. “Dari angka itu, sebagian kecil masuk kategori kemiskinan ekstrem, namun justru menjadi yang paling sulit ditangani,” ujarnya,Kamis 5 Februari 2026.

Menurut Ramadhani, kemiskinan ekstrem merupakan lapisan kemiskinan paling bawah yang umumnya dialami oleh penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta kelompok rentan lain yang memiliki keterbatasan fisik dan sosial.

“Mereka tidak mudah meningkatkan pendapatan secara mandiri, sehingga sulit keluar dari kondisi kemiskinan,” katanya.

Ia menambahkan, intervensi terhadap kelompok kemiskinan ekstrem tidak bisa disamakan dengan penanganan kemiskinan pada umumnya. “Pendekatannya bukan pemberdayaan ekonomi biasa, melainkan bantuan sosial langsung yang terintegrasi dengan program pemerintah pusat,” jelas Ramadhani.

Ia juga menyebutkan bahwa data kemiskinan bersifat dinamis, karena status warga bisa berubah ketika bantuan diterima atau dihentikan.Untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, Pemkot Mataram menerapkan tiga strategi utama.

“Pertama melalui peningkatan pendapatan dengan bantuan tunai, kedua pemenuhan jaminan pendidikan dan kesehatan, dan ketiga memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak,” tandas Ramadhani. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....