Inovasi Puskesmas Jadi Kunci Kejar PAD 2026 di Mataram
- 05 Feb 2026 16:25 WIB
- Mataram
RRI. CO. ID, Mataram- Pemerintah Kota Mataram menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp28 miliar dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) puskesmas dan laboratorium kesehatan pada tahun 2026.
Target tersebut mendorong Dinas Kesehatan Kota Mataram untuk mengubah pola pelayanan dasar dengan menekankan inovasi layanan, tanpa mengesampingkan fungsi utama puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengatakan peningkatan target PAD dari Rp25 miliar pada 2025 menjadi Rp28 miliar di 2026 bukan hal yang mudah dicapai.
“Target ini cukup menantang karena karakter pendapatan puskesmas berbeda dengan rumah sakit,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Emirald, puskesmas bekerja dengan sistem kapitasi BPJS Kesehatan, di mana pendapatan tidak ditentukan oleh banyaknya pasien yang berobat. “Puskesmas tidak mengejar jumlah kunjungan, tetapi jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan yang terdaftar di fasilitas tersebut,” jelasnya.
Kondisi ini membuat puskesmas tidak bisa menerapkan perhitungan pendapatan seperti rumah sakit.Ia menambahkan, solusi yang dapat ditempuh adalah menghadirkan inovasi layanan baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Inovasi ini bukan semata-mata untuk mengejar pendapatan, tetapi untuk menarik minat masyarakat mendaftarkan kepesertaan BPJS Kesehatan mereka di puskesmas,” kata Emirald.
Selain itu, layanan mandiri atau non-BPJS juga dinilai perlu dikembangkan secara selektif.Dengan status puskesmas sebagai BLUD, Emirald menilai ruang inovasi semakin terbuka lebar.
“Kepala puskesmas dan jajarannya memiliki fleksibilitas untuk berkreasi dalam pelayanan, sepanjang tetap berorientasi pada mutu dan akses masyarakat,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....