Perkuat Akuntabilitas Pelayanan, Balai Bahasa NTB Implementasikan Simpel-BMN
- 18 Jul 2026 11:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengimplementasikan Sistem Informasi Peminjaman Layanan Barang Milik Negara (Simpel-BMN) sebagai inovasi digital untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas layanan peminjaman aset negara.
Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN) sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan instansi.
Simpel-BMN merupakan inovasi yang diinisiasi Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi NTB, Diah Rachma Yudita, melalui Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026. Inovasi ini dikembangkan untuk menyempurnakan layanan peminjaman BMN yang sebelumnya masih dilakukan secara manual dan semi digital.
Melalui platform tersebut, pengguna layanan dapat mengajukan peminjaman, memantau status permohonan, hingga melakukan pengembalian barang secara daring dalam satu sistem. Selain itu, Simpel-BMN menyediakan dokumentasi elektronik dan jejak digital yang memudahkan proses pengawasan, pelaporan, serta evaluasi layanan.
Diah Rachma Yudita mengatakan, Simpel-BMN bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja yang lebih tertib, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Simpel-BMN hadir sebagai solusi untuk menghadirkan layanan peminjaman BMN yang lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan kemudahan bagi pengguna layanan sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan BMN di lingkungan Balai Bahasa Provinsi NTB," terangnya, Jumat 17 Juli 2026.
Implementasi Simpel-BMN menjadi tahapan akhir dari rangkaian diseminasi dan sosialisasi aksi perubahan. Balai Bahasa Provinsi NTB berharap inovasi tersebut dapat menjadi praktik baik yang terus dikembangkan dan direplikasi pada satuan kerja lainnya.
Melalui penerapan sistem ini, Balai Bahasa Provinsi NTB menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Diah menambahkan, keberhasilan implementasi Simpel-BMN tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pimpinan, mentor, coach, tim efektif, pengelola BMN, hingga seluruh pengguna layanan yang terlibat sejak tahap perancangan hingga implementasi.
"Inovasi ini tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan pimpinan dan partisipasi aktif seluruh pegawai menjadi kunci keberhasilan implementasi Simpel-BMN. Semoga inovasi ini dapat terus memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan aset negara di lingkungan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....