Angkatan Kerja NTB November 2025 Capai 3,24 Juta Orang

  • 05 Feb 2026 15:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada November 2025 menunjukkan perkembangan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat jumlah angkatan kerja mencapai 3,24 juta orang, meningkat 30,36 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin, MM, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut sejalan dengan naiknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 0,39 persen poin pada periode yang sama.

“Kenaikan jumlah angkatan kerja menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi,” ujar Wahyudin dalam keterangan resminya, Kamis 5 Februari 2026.

Seiring dengan bertambahnya angkatan kerja, jumlah penduduk yang bekerja juga mengalami peningkatan. Pada November 2025, penduduk bekerja tercatat sebanyak 3,14 juta orang, bertambah 29,57 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Lapangan usaha yang mencatat peningkatan terbesar adalah sektor Konstruksi, dengan penambahan tenaga kerja sebanyak 28,69 ribu orang.

Selain itu, kualitas pekerjaan juga menunjukkan perbaikan. BPS mencatat sebanyak 1,05 juta orang atau 33,45 persen penduduk bekerja berada pada kegiatan formal. Angka ini naik 1,87 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Namun demikian, Wahyudin mengungkapkan bahwa terdapat dinamika lain dalam struktur ketenagakerjaan. Persentase setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu pada November 2025 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,31 persen poin dan 3,64 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Di tengah dinamika tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTB justru mengalami penurunan. Pada November 2025, TPT tercatat sebesar 3,05 persen, turun 0,01 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Menurut Wahyudin, peningkatan jumlah penduduk bekerja dan penurunan TPT tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung, salah satunya adalah bertambahnya program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

“Peningkatan jumlah penduduk bekerja pada November 2025 salah satunya dipengaruhi oleh bertambahnya dapur Makan Bergizi Gratis yang hingga 31 Desember 2025 telah mencapai 534 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB. Program ini turut menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong penurunan TPT,” jelasnya.

BPS Provinsi NTB menilai perkembangan ini menunjukkan kondisi pasar kerja yang relatif stabil, dengan peluang kerja yang terus bertambah, meskipun tantangan terkait kualitas dan jam kerja masih perlu menjadi perhatian ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....