Demokrat NTB Bantah Klaim Pembajakan Nama Lalu Imam Haromain

  • 05 Feb 2026 14:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pernyataan Lalu Imam Haromain yang mengaku tidak pernah mendaftar dan tidak mengetahui penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat atas nama dirinya menuai respons dari internal Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB, Letkol Inf. (Purn.) I Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M., menegaskan bahwa partainya tidak pernah mengklaim atau “membajak” nama seseorang sebagai anggota.

“Kami pantang membajak nama seseorang sebagai anggota partai kami. Partai Demokrat tidak pernah memiliki reputasi seperti itu,” kata Made Rai di Mataram, Kamis 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Partai Demokrat merupakan partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada setiap warga negara Indonesia untuk bergabung sebagai anggota melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Sebaliknya, setiap pemilik KTA juga memiliki hak penuh untuk mengundurkan diri kapan saja.

“Walaupun usia keanggotaannya hanya hitungan jam atau hari, silakan mengajukan pengunduran diri secara resmi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat NTB, Surya Dinata Umar, mempertanyakan pernyataan Lalu Imam Haromain yang menyebut tidak pernah mendaftar sebagai anggota partai.

“Apa untungnya bagi kami membegal keanggotaan seseorang? Kami tidak pernah melakukan cara-cara yang tidak elegan seperti itu,” kata Surya.

Surya menegaskan bahwa proses pendaftaran anggota Partai Demokrat mensyaratkan kelengkapan data pribadi dan dokumen administratif, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Tidak mungkin seseorang bisa terdaftar sebagai anggota tanpa memenuhi persyaratan administratif, termasuk KTP,” ucapnya

Oleh karena itu, Surya meminta agar Lalu Imam Haromain membuat surat pernyataan pengunduran diri secara resmi apabila memang tidak ingin menjadi bagian dari Partai Demokrat.

Sebelumnya, sejumlah media lokal memberitakan pernyataan Lalu Imam Haromain yang mengaku tidak pernah mengajukan permohonan, tidak pernah mendaftar, serta tidak mengetahui proses penerbitan KTA Partai Demokrat atas nama dirinya.

Pernyataan adik kandung Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, tersebut muncul di tengah persiapan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat NTB. Hal itu memunculkan spekulasi bahwa Imam Haromain akan maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat NTB periode mendatang.

Namun, Surya Dinata menepis spekulasi tersebut.

“Barangkali itu isu yang beredar di luar. Yang jelas, di internal partai kami tidak pernah mendengar dan tidak pernah membahas kabar itu,” ujarnya.

Surya juga menegaskan bahwa seluruh kader keberatan apabila nama besar Partai Demokrat dimanfaatkan untuk kepentingan popularitas pribadi.

“Kita tidak perlu menunjuk nama. Jika memang ada pihak-pihak yang melakukan hal seperti itu, tentu sangat tidak etis dan tidak elegan,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....