Operasi Keselamatan Diharapkan Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
- 02 Feb 2026 15:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Sumbawa resmi memulai Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi Keselamatan Rinjani 2026. Dimulainya operasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Sumbawa, Senin 2 Januari 2026 pagi.
Apel dipimpin Wakapolres Sumbawa, Kompol Didik Harianto, S.H., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait. Hadir di antaranya Kepala Jasa Raharja, perwakilan Subdenpom IX/2-1 Sumbawa, Brimob, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa.
Operasi Keselamatan Rinjani 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam rangka meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat berlalu lintas. Sekaligus menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif.
Dalam amanatnya, Wakapolres Sumbawa, Kompol Didik Harianto menyampaikan, bahwa permasalahan lalu lintas saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat. Berdasarkan data tiga bulan terakhir, pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumbawa masih didominasi oleh kalangan pelajar.
“Jenis pelanggaran yang paling menonjol adalah tidak menggunakan helm serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai standar pabrikan. Seperti knalpot brong atau modifikasi tidak standar,” ungkapnya.
Untuk mendukung keberhasilan operasi, Didik memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel gabungan yang terlibat. Pertama, seluruh personel diminta selalu mengedepankan doa dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Kedua, mengutamakan faktor keamanan, baik bagi petugas maupun masyarakat.
Ketiga, membangun sinergitas lintas instansi melalui kerja sama yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Keempat, melaksanakan tugas secara humanis dengan pendekatan yang santun dan simpatik kepada masyarakat.
“Permasalahan lalu lintas tidak dapat diselesaikan oleh Polri sendiri. Diperlukan sinergitas lintas sektoral serta kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama di jalan raya,” tegas Didik.
Apel gelar pasukan berlangsung khidmat, diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, dilanjutkan dengan penyematan pita sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Rinjani 2026 secara simbolis. Pasukan yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pejabat utama Polres Sumbawa, personel Brimob, Sabhara, Satuan Lalu Lintas, hingga Dinas Perhubungan.
Seluruh rangkaian kegiatan apel berakhir sekitar pukul 08.35 Wita dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Dengan dimulainya operasi ini, Polres Sumbawa berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....