Ribuan Honorer Lombok Barat Resmi Jadi P3K Paruh Waktu
- 31 Jan 2026 22:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID., Lombok Barat - Wajah bahagia terpancar dari ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lombok Barat. Bertempat di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, sebanyak 2.997 orang secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu, Rabu, 28 Januari 2026.
Penyerahan SK secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menandai babak baru bagi para pegawai. Masa berlaku SK mereka terhitung mulai 1 Januari 2026, memberikan kepastian hukum bagi status kepegawaian mereka.
Dalam sambutannya, Bupati LAZ menegaskan pelantikan ini merupakan komitmen besar pemerintah daerah dalam menyelesaikan penataan tenaga Non-ASN.
"Pelantikan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer menjadi P3K Paruh Waktu," katanya di hadapan ribuan pegawai yang hadir.
Bupati LAZ menambahkan, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan dedikasi para pegawai dalam melayani masyarakat. Status kepegawaian yang jelas kini menjadi payung hukum yang kuat untuk seluruh tenaga honorer.
Sejak siang hari, Bencingah Agung sudah dipadati ribuan P3K Paruh Waktu yang mengenakan pakaian seragam putih-hitam. Suasana pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan doa bersama untuk kelancaran tugas para abdi negara.
Acara ini juga menjadi momentum konsolidasi birokrasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli Bupati, hingga seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Lombok Barat.
Berdasarkan data teknis, jumlah yang dilantik pada tahap pertama mencapai 2.997 orang dari total kuota 3.601. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memastikan bahwa sisa kuota akan terus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pengangkatan ini, diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran mengenai masa depan tenaga honorer, sehingga fokus utama beralih pada peningkatan kualitas pelayanan publik dari desa hingga kabupaten.
Bagi para P3K Paruh Waktu, hari ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan akhir dari penantian panjang. Salah satu pegawai yang dilantik, Sriatun, menyatakan rasa bangga dan bahagianya. "Alhamdulillah, setelah menunggu, kami mendapatkan NIP dan SK Paruh Waktu. Ada rasa bangga dan bahagia yang luar biasa," ucapnya.
Sriatun menambahkan, "Selanjutnya kami akan memperbaiki kinerja kami. Harapannya semoga ke depan jauh lebih baik lagi, terutama dalam hal pengabdian dan tentu saja kesejahteraan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....