Satgas Udayana Disiapkan Jaga Ketertiban Ikon Kota
- 31 Jan 2026 15:50 WIB
- Mataram
RRI. CO. ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Udayana sebagai langkah penataan ulang kawasan Jalan Udayana yang dinilai mulai kehilangan ketertiban, kenyamanan, dan keindahan sebagai ikon ibu kota Provinsi NTB. Pembentukan satgas ini menjadi respons atas meningkatnya aktivitas yang tidak terkelola, terutama saat akhir pekan dan car free day (CFD).
Asisten II Setda Kota Mataram, H. Miftahurrahman, mengatakan pembentukan satgas dilakukan sebagai langkah konkret pemerintah kota untuk merekonstruksi kawasan Udayana secara menyeluruh.
“Kami tengah menyusun langkah strategis dengan merekonstruksi satgas yang sudah ada menjadi lebih permanen, melibatkan berbagai OPD agar pengawasan bisa dilakukan terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya Sabtu 31 Januari 2026.
Ia menjelaskan, satgas tersebut akan diusulkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Mataram dan melibatkan personel dari sejumlah dinas teknis, seperti Dinas PUPR, Lingkungan Hidup, Perkim, Pariwisata, Perdagangan, Perhubungan, hingga Satpol PP.
“Ke depan, petugas tidak hanya patroli berkala, tetapi bersiaga tetap di lapangan dengan pos dan jadwal jaga yang jelas,” katanya.
Secara struktural, Kepala Satpol PP Kota Mataram akan bertindak sebagai koordinator utama satgas, didukung wakil koordinator bidang edukasi dan pembinaan serta bidang operasional. Menurut Miftahurrahman, struktur ini dirancang agar setiap pelanggaran bisa langsung ditindak di lokasi.
“Dengan petugas selalu ada di tempat, tidak ada lagi celah bagi pelanggaran ketertiban umum,” tegasnya.
Selain menjaga ketertiban, satgas juga bertugas menata pedagang kaki lima (PKL), parkir, dan jalur jogging track. Pemerintah kota menyiapkan dua draf SK penting, yakni SK Penataan Zonasi PKL dan SK Pembentukan Satgas Udayana.
“PKL tidak dihapus, tetapi ditata melalui pembagian zona dari blok A sampai F agar tetap rapi dan selaras dengan estetika kota, sekaligus mencegah parkir liar dan kemacetan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....