Kolaborasi CSR Swasta Percepat Penyediaan Rumah Layak LombokUtara
- 31 Jan 2026 08:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program sosial pemerintah daerah. Melalui kontribusi CSR PT Eka Jaya Fast Ferry, Program Jubah (Jumat Bedah Rumah) di Kabupaten Lombok Utara kembali direalisasikan untuk membantu warga kurang mampu memiliki hunian layak.
Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah Program Jubah di Dusun Semokan, Desa Batu Rakit, Kecamatan Bayan, Jumat 30 Januari 2026, yang dilakukan oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH. Program ini menyasar warga kurang mampu, dengan penerima manfaat kali ini yakni seorang warga setempat bernama Butimah.
Pembangunan rumah tersebut didukung dana sekitar Rp20 juta yang sepenuhnya bersumber dari CSR PT Eka Jaya Fast Ferry. Kontribusi ini menjadi bukti nyata kepedulian sektor swasta dalam membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan sosial, khususnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat pascagempa bumi.
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyampaikan apresiasi kepada PT Eka Jaya Fast Ferry yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan Program Jubah. Ia menegaskan bahwa program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mengandalkan partisipasi sukarela dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
“Program Jubah ini lahir dari semangat gotong royong. Dukungan CSR dari pihak swasta seperti PT Eka Jaya Fast Ferry sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Najmul.
Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan lain, serta masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih, untuk ikut berkontribusi melalui program serupa. Menurutnya, penyaluran dana CSR yang tepat sasaran akan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Lombok Utara.
“Masih banyak rumah warga yang belum tertangani secara maksimal pascagempa. Melalui sinergi pemerintah dan swasta, kita berupaya membangunnya kembali secara bertahap, meski dengan anggaran yang terbatas,” tambahnya.
Najmul menjelaskan, rumah yang dibangun melalui Program Jubah tetap dilengkapi fasilitas dasar seperti dapur dan kamar mandi, meskipun dalam bentuk sederhana. Hal ini menjadi komitmen pemerintah daerah agar masyarakat penerima manfaat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Bapperida Lombok Utara Ir. Hermanto menyampaikan bahwa Program Jubah merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara. Hingga saat ini, terdapat 92 usulan lokasi pembangunan rumah Jubah yang tersebar di seluruh kecamatan di Lombok Utara.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 unit rumah telah direalisasikan dengan sumber pendanaan berasal dari BAZNAS Pusat, BAZNAS NTB, BAZNAS KLU, PDAM, serta dukungan CSR dari berbagai pihak swasta. Pemerintah daerah berharap keterlibatan dunia usaha melalui CSR dapat terus diperkuat guna memperluas jangkauan program sosial di Lombok Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....