Tak Muluk, Nelayan Berharap Ada Tanggul Pemecah Ombak
- 27 Jan 2026 10:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Kota Mataram, tepatnya di Kampung Bugis Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, membuat aktivitas nelayan lumpuh total. Gelombang tinggi dan angin kencang yang berlangsung akhir-akhir ini memaksa para nelayan untuk tidak melaut, sementara sebagian besar warga menggantungkan hidupnya hanya dari hasil laut.
Menurut salah satu nelayan, Rian keberadaan batu pemecah ombak sangat membantu menahan terjangan gelombang. Jika tidak ada tanggul atau pelindung pantai, lambat laun rumah-rumah warga dikhawatirkan akan rusak tersapu ombak akibat cuaca ekstrem yang hampir tiap tahun melanda.
“Kalau cuaca sudah begini, nelayan menganggur. Tidak ada usaha lain di darat, satu-satunya mata pencaharian kami ya di laut,” ujar Rian belum lama ini.
Menurut nelayan, cuaca laut saat ini sulit diprediksi. Terkadang laut terlihat tenang, namun dalam waktu singkat bisa berubah menjadi sangat ekstrem. Kondisi itu selain berdampak pada ekonomi, cuaca ekstrem juga mengancam keselamatan permukiman warga di pesisir.
“Kalau diperkirakan, hampir ratusan meter pesisir ini rawan. Batu-batu itu sangat membantu. Kalau tidak ada, habis rumah-rumah di sini,” katanya.
Para nelayan pun berharap pemerintah segera turun tangan dengan memperbaiki dan memperkuat tanggul serta perlindungan pesisir. Mereka menilai langkah tersebut penting agar warga merasa aman dan tidak terus terdampak setiap kali cuaca ekstrem melanda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....