Bank Sampah Bantu Atasi Sampah Dompu
- 27 Jan 2026 10:05 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu - Produksi sampah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, hingga kini masih menjadi persoalan serius.
Dari total produksi sampah yang mencapai 385,35 meter kubik per hari, baru sekitar 30 persen yang mampu tertangani secara optimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu, Syaukani, Selasa 27 Januari 2026, mengatakan keterbatasan penanganan sampah tersebut tidak terlepas dari kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Lune, Kecamatan Pajo, yang masih menggunakan sistem dumping.
“Daya tampung dan pengelolaan sampah di TPA Lune, belum maksimal,” katanya.
Ia menjelaskan, sistem dumping yang diterapkan di TPA Desa Lune hanya mampu menampung dan mengelola sampah organik, sementara sampah anorganik, seperti plastik dan botol bekas, belum tertangani secara menyeluruh.
Kehadiran bank sampah di sejumlah desa dan kelurahan dinilai cukup membantu mengurangi volume sampah, khususnya sampah anorganik.
Bank sampah menjadi alternatif pengelolaan berbasis masyarakat yang efektif dalam menekan timbunan sampah harian.
“Bank sampah sangat membantu, terutama dalam mengelola sampah anorganik yang tidak bisa ditangani di TPA,” jelasnya.
Bahkan, beberapa bank sampah juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan memanfaatkan sampah plastik—khususnya botol bekas air mineral—untuk diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai jual.
DLH Kabupaten Dompu berharap, pengembangan bank sampah dan peningkatan sistem pengelolaan TPA ke depan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....