Wabup Kusmalahadi Dorong Generasi Muda Tolak Kawin Anak
- 26 Jan 2026 16:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT menegaskan bahwa pencegahan perkawinan anak membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai pelopor perubahan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Pelatihan Sahabat Pengadilan Program Gerakan Meraih Cita Tanpa Kawin Anak (Gemercik) di Hotel Bay Marina, Senin 26 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Kusmalahadi menilai pelatihan yang diinisiasi Yayasan PLAN International Indonesia area Nusa Tenggara Barat ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam melindungi hak anak dan menyiapkan generasi unggul di masa depan.
Menurutnya, perkawinan usia dini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan serius, mulai dari terhambatnya pendidikan hingga meningkatnya risiko kesehatan, termasuk stunting pada anak yang dilahirkan.
“Kami melihat anak-anak bukan hanya sebagai objek perlindungan, tetapi sebagai subjek perubahan. Melalui pelatihan sahabat pengadilan ini, kami berharap anak-anak Lombok Utara mampu menjadi contoh dan penggerak bagi teman sebayanya untuk menolak perkawinan usia dini,” ujar Kusmalahadi.
Ia menekankan bahwa para peserta pelatihan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah dipercaya untuk menerima pembekalan. Oleh karena itu, Kusmalahadi meminta peserta untuk mencermati seluruh materi yang disampaikan oleh para pemateri agar dapat disosialisasikan kembali di lingkungan masing-masing.
“Jangan sampai kita menyerukan aturan, tetapi justru melanggarnya. Kalian harus menjadi teladan bagi anak-anak Lombok Utara lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kusmalahadi menyampaikan optimisme bahwa Program Gemercik akan memberikan dampak nyata bagi penurunan angka perkawinan anak di Lombok Utara. Ia bahkan meyakini, dari para peserta inilah kelak akan lahir pemimpin-pemimpin daerah di masa mendatang.
“Output dari program ini tidak hanya kita rasakan hari ini, tetapi juga di masa depan. Suatu saat, kalianlah yang akan mengisi pos-pos strategis pemerintahan dan pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, pelatihan sahabat pengadilan Program Gemercik merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan Yayasan PLAN International Indonesia dalam upaya perlindungan anak. Program serupa sebelumnya telah diterapkan di Kabupaten Lombok Barat dan berhasil menurunkan angka perkawinan anak secara signifikan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga upaya pencegahan perkawinan anak dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....