Enam Desa Terdampak Bencana di Loteng Telah Tersentuh Bantuan Dinsos

  • 26 Jan 2026 08:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menyalurkan bantuan kepada enam desa yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir. Bencana yang terjadi didominasi oleh banjir dan angin puting beliung.

Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Masnun, mengatakan desa-desa yang telah menerima bantuan tersebut antara lain Desa Jelantik, Desa Tanak Rarang, Desa Murbaya, Desa Kabul, dan Desa Jeruk Puri di Kecamatan Praya Timur.

“Bantuan sudah kami salurkan ke desa-desa yang telah mengajukan permohonan dan melengkapi administrasi,” ujar Masnun, Jumat 23 Januari 2026.

Sementara itu, beberapa desa lainnya seperti Bilelando, Pasung, Selung Belanak, dan Kateng hingga kini belum menerima bantuan karena belum memasukkan surat permohonan bantuan ke Dinas Sosial Lombok Tengah.

Masnun menjelaskan, untuk desa-desa yang belum tersentuh bantuan, pihaknya telah menyiapkan skema penyaluran melalui logistik bantuan Dinas Sosial Provinsi NTB serta anggaran DPA Dinas Sosial Lombok Tengah.

“Rencananya bantuan untuk desa yang belum menerima akan kami ambil dari logistik bantuan provinsi dan DPA Dinsos,” jelasnya.

Adapun bantuan yang telah disalurkan berupa selimut, terpal, serta makanan siap saji. Bantuan yang diberikan sebelumnya juga merupakan bagian dari bantuan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Masnun menambahkan, pihaknya tidak mengajukan Belanja Tidak Terduga (BTT) karena anggaran penanggulangan bencana telah dialokasikan dalam DPA Dinas Sosial tahun 2026 sebesar Rp165 juta.

“Memang DPA belum dicairkan sepenuhnya. Namun, penyedia barang memperbolehkan kami mengambil logistik terlebih dahulu dengan sistem ngebon, dan pembayarannya dilakukan kemudian,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Masnun menegaskan komitmen Dinas Sosial Lombok Tengah untuk terus hadir di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui respons cepat dalam penyaluran bantuan, tidak hanya berupa logistik, tetapi juga pendampingan dan trauma healing bagi warga terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....