Longsor Tutup Jalur Pusuk, Polsek Pemenang Bergerak Cepat
- 26 Jan 2026 07:33 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Akses utama penghubung kawasan Pusuk di Kabupaten Lombok Utara sempat terganggu akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Raya Pusuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Jumat 23 Januari 2026. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Pemenang bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Material longsor berupa tanah, bebatuan, serta pohon tumbang menutup sebagian badan jalan, sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas dari dan menuju kawasan wisata Pemenang. Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Pemenang melakukan pembersihan sebagai langkah tanggap darurat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup.
Kapolsek Pemenang AKP Henni Adriani menjelaskan, peristiwa tanah longsor dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pemenang dalam 24 jam terakhir. Kondisi kontur tanah yang labil di sekitar lokasi turut memperbesar potensi terjadinya longsor.
“Pembersihan ini kami lakukan sebagai bentuk respons cepat Polri untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan jalur utama ini dapat segera digunakan kembali,” ujar AKP Henni Adriani.
Proses pembersihan berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 Wita dan berjalan dalam situasi aman serta kondusif. Setelah material longsor berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di jalur Pusuk kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pengendara diminta berhati-hati terhadap kemungkinan longsor susulan maupun pohon tumbang.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Kapolsek Pemenang juga menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk melakukan monitoring di wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan guna mendeteksi sejak dini potensi bencana alam, khususnya di wilayah yang rawan longsor.
Masyarakat diharapkan berperan aktif dengan segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau pemerintah setempat apabila menemukan tanda-tanda alam yang berpotensi menimbulkan bencana, demi keselamatan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....