DPC PDIP Lombok Utara Gelar Aksi Tanam Pohon

  • 26 Jan 2026 07:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di sejumlah titik strategis, khususnya di kawasan sumber mata air dan sepanjang ruas jalan utama.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, melalui gerakan nasional Merawat Bumi, Menjaga Pertiwi. Gerakan ini dimaknai sebagai langkah konkret untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga alam sebagai sumber kehidupan masyarakat.

Aksi penanaman pohon dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Tanjung, Gangga, dan Bayan. Adapun jenis pohon yang ditanam terdiri dari tabebuya, karet kebo, serta sejumlah tanaman produktif dan pelindung lainnya yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Lombok Utara, I Made Kariyasa S.Pd.H, mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan wujud komitmen ideologis partai dalam merawat lingkungan hidup secara berkelanjutan.

“Merawat bumi dan menjaga pertiwi adalah tanggung jawab bersama. Apa yang kami lakukan hari ini merupakan bentuk ketaatan terhadap instruksi Ketua Umum sekaligus ikhtiar nyata menjaga masa depan Lombok Utara agar tetap lestari,” ujar I Made Kariyasa usai kegiatan penanaman pohon, Jumat 23 Januari 2026.

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD KLU tersebut menambahkan, penanaman pohon di kawasan sumber mata air memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pohon berperan penting dalam meningkatkan daya serap air, menjaga ketersediaan air bersih, serta mencegah kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

“Menjaga sumber mata air sama artinya dengan menjaga sumber kehidupan masyarakat. Ketika alam rusak, rakyat menjadi pihak yang paling terdampak. Karena itu, isu lingkungan selalu menjadi bagian penting dari perjuangan PDI Perjuangan,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pelindung ekosistem, pohon-pohon yang ditanam juga memiliki nilai estetika dan ekonomi. Tabebuya dikenal sebagai tanaman hias yang mampu memperindah kawasan, sementara karet kebo dan tanaman produktif lainnya berperan sebagai peneduh sekaligus penyangga lingkungan.

Dengan kombinasi tersebut, kawasan Lombok Utara diharapkan semakin hijau, sejuk, serta memiliki ketahanan ekologis yang lebih kuat.

Kegiatan penanaman pohon ini juga dipersembahkan secara khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sebagai bentuk penghormatan atas konsistensinya dalam memperjuangkan isu lingkungan, kedaulatan pangan, dan keberlanjutan bumi.

“Ibu Megawati selalu mengingatkan bahwa politik tidak boleh tercerabut dari alam dan budaya. Alam harus dirawat, bukan dieksploitasi. Itulah semangat yang kami pegang dalam setiap gerakan lingkungan,” jelasnya.

I Made Kariyasa berharap, aksi penanaman pohon ini dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah desa, untuk menjadikan gerakan menanam pohon sebagai budaya bersama.

“Jika setiap orang menanam dan merawat satu pohon dengan sungguh-sungguh, Lombok Utara akan menjadi daerah yang hijau, kuat secara ekologis, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Lombok Utara kembali menegaskan bahwa politik tidak hanya berkaitan dengan kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab moral dalam menjaga bumi dan pertiwi sebagai rumah bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....