Tahun Pertama Iqbal-Dinda, Fokus Perkuat Internal Pemprov NTB
- 03 Mar 2025 14:17 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam tahun pertama kepemimpinannya. Fokus utama mereka adalah pembenahan struktur organisasi agar lebih kuat dan responsif dalam menjalankan pemerintahan.
"Kita ingin memperkuat internal dulu. Saya yakin semua masyarakat berharap kami membenahi provinsi ini agar menjadi lebih baik ke depan," ujar Iqbal di Kantor Gubernur NTB, Senin (3/3/2025).
Ia menambahkan, agenda awal kepemimpinannya bersama Umi Dinda (sapaan akrabnya) adalah memperbaiki sistem di dalam pemerintahan. “Kami ingin membentuk pemerintahan provinsi yang solid, egaliter, dan mampu bekerja dengan cepat,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya penguatan internal, Pemprov NTB akan segera mengisi kekosongan di 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, sebelum itu, pemerintah berencana mengajukan usulan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru ke DPRD NTB.
“Kita akan segera mengisi jabatan yang kosong, terutama yang strukturnya tidak mengalami perubahan. Namun, bagi yang mengalami perubahan, kita akan melakukan penyesuaian lebih lanjut,” jelas Iqbal.
Proses pengisian jabatan akan dilakukan secara transparan melalui seleksi terbuka atau panitia seleksi (pansel). Tak hanya untuk eselon II, tetapi juga eselon III akan melalui proses beauty contest.
“Teman-teman yang memenuhi syarat untuk eselon III dipersilakan ikut beauty contest. Mereka bisa mulai mempersiapkan diri dari sekarang, memahami persyaratan dan target jabatan yang diinginkan,” imbuhnya.
Iqbal juga menekankan pentingnya persiapan bagi calon pejabat yang ingin berpartisipasi. “Saya akan meminta tim untuk menyusun persyaratan dasar dari masing-masing jabatan agar proses seleksi berjalan transparan dan kompetitif.”
Pemerintah menargetkan proses restrukturisasi dan pengisian jabatan selesai dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan. Tahun pertama kepemimpinan ini akan difokuskan pada penguatan internal sehingga tahun berikutnya pemerintahan bisa bergerak lebih cepat dalam menjalankan program pembangunan.
“Mudah-mudahan dalam tiga sampai empat bulan ke depan semua proses ini bisa rampung. Tahun ini adalah tahun penguatan, agar tahun depan kita bisa lebih fokus pada pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tutup Iqbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....