Khazanah Ramadan 1447 H Digelar di Loteng, Dorong Perputaran Ekonomi UMKM Lokal

  • 12 Mar 2026 11:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Khazanah Ramadan 1447 Hijriah di Taman Wisata Kota Tastura, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari hingga 15 Maret 2026 ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M. Nursiah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Khazanah Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Melalui kegiatan Khazanah Ramadan ini, kita berharap berbagai aktivitas masyarakat di bulan Ramadan dapat berkembang, terutama melalui bazar yang menyediakan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” ujar Nursiah.

Dalam bazar Ramadan tersebut, berbagai pelaku usaha lokal ikut ambil bagian dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner khas Ramadan, produk konveksi, hingga aneka olahan makanan lokal. Kehadiran pelaku usaha ini diharapkan mampu membuka peluang pemasaran yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain menjadi ruang transaksi ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan konsultasi hukum bagi masyarakat melalui stan dari Kejaksaan Negeri Praya. Layanan tersebut disediakan untuk memberikan edukasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Nursiah, Khazanah Ramadan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat selama bulan suci. Melalui berbagai kegiatan yang digelar, masyarakat tidak hanya berbelanja kebutuhan Ramadan, tetapi juga dapat berkumpul dan mempererat silaturahmi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berencana menghadirkan kegiatan serupa di sejumlah desa. Langkah ini dilakukan agar manfaat kegiatan ekonomi selama Ramadan dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh masyarakat di wilayah pedesaan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠“Selama lima hari pelaksanaan, kami berharap Khazanah Ramadan ini mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran uang di daerah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....