Stok Blangko Aman, Layanan Dukcapil Tetap Normal
- 17 Feb 2026 12:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram memastikan layanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal. Sekitar 5.000 blangko kartu tanda penduduk (KTP) elektronik disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat, meskipun terjadi penyesuaian jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan puasa.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Dr. H. Mansur, mengatakan stok blangko saat ini berada di kisaran 4.000 hingga 5.000 keping dan dinilai sangat aman. Dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 100 hingga 200 pemohon, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Kondisi blangko dan pelayanan semua aman. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya Senin 16 Februari 2026.
Penyesuaian layanan dilakukan mengikuti surat edaran Wali Kota Mataram terkait jam kerja Ramadan. Untuk unit kerja lima hari, pelayanan berlangsung Senin–Kamis pukul 08.00–15.45 Wita dan Jumat pukul 08.00–11.30 Wita. Sementara unit enam hari kerja beroperasi Senin–Kamis pukul 08.00–14.00 Wita, Jumat pukul 08.00–11.00 Wita, dan Sabtu pukul 08.00–13.30 Wita.
'Secara keseluruhan, jam kerja ASN berkurang dari 37,5 jam menjadi 32,5 jam per minggu, tanpa mengurangi kualitas layanan publik," katanya.
Dari sisi tren permohonan, Dukcapil mencatat dua kategori yang mendominasi selama periode ini. Pertama, KTP pemula bagi remaja yang baru berusia 17 tahun. Kedua, permohonan perubahan data identitas seperti status pernikahan, pekerjaan, pindah domisili, hingga pembaruan foto.
“Banyak warga yang memperbarui foto KTP karena sebelumnya belum berhijab, sekarang sudah berhijab. Itu juga cukup tinggi,” jelas Mansur.
Secara interpretatif, kesiapan stok dan pengaturan layanan ini menunjukkan upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pelayanan dasar di tengah penyesuaian jam kerja Ramadan.
"Kami berupaya memastikan bahwa hak administrasi kependudukan tetap terpenuhi, sekaligus menjaga ritme pelayanan agar tetap responsif," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....