Jelang Ramadan, Pemda Lobar Awasi Distribusi LPG dan Stok Beras
- 05 Feb 2026 07:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID., Lombok Barat - Pemkab Lombok Barat memastikan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H dalam kondisi aman. H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan melalui inspeksi mendadak dan koordinasi lintas sektoral bahwa stok beras dan gas LPG jauh melebihi kebutuhan reguler.
"Kami pastikan beras dan LPG aman bahkan melampaui kebutuhan biasa," ucap Bupati saat meninjau Gudang Bulog Lembar, Rabu 4 Februari 2026.
Meskipun sempat tertahan prosedur sterilisasi rutin demi menjaga higienitas gabah, Bupati tetap memvalidasi data stok yang tersimpan. Berdasarkan koordinasi di lokasi, saat ini tersedia 5.000 ton beras siap dikucurkan ke pasar.
"Ini ada 5.000 ton, ini datanya rill ada di sini. Dengan kebutuhan kita yang hanya sekitar 500 ton per bulan, pasokan ini sangat aman untuk menghadapi hari besar keagamaan," katanya.
Pemerintah juga memperkuat stok melalui proyeksi panen raya Februari ini dengan luas lahan siap panen 5.500 hektar dan estimasi produktivitas 5,5 ton per hektar, sehingga total produksi gabah diperkirakan mencapai 28.000 ton. Bupati menegaskan momen ini digunakan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah melalui penyerapan hasil panen petani lokal secara rasional.
"Kami tidak hanya fokus pada kuantitas stok tetapi juga ketepatan distribusi," katanya.
Instruksi pengawasan distribusi di tingkat desa dan kecamatan disiapkan agar LPG 3 kg benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak. Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga ekosistem pangan dari hulu ke hilir. Bupati memastikan harga gabah petani tidak anjlok saat pasokan melimpah.
"Harga gabah panen sesuai ketetapan pemerintah Rp6.500 agar petani tetap untung dan keberlanjutan pangan terjaga," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....