Ngabuburit Ramadan, Berburu Takjil jelang Berbuka
- 27 Feb 2026 15:20 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Ngabuburit menjadi salah satu tradisi yang lekat dengan suasana Ramadan di Indonesia. Istilah ini merujuk pada aktivitas menunggu waktu berbuka puasa dengan melakukan kegiatan ringan dan menyenangkan. Selain sebagai cara mengisi waktu sore, ngabuburit juga berkembang menjadi bagian dari budaya Ramadan yang menghadirkan nuansa kebersamaan serta kebiasaan berburu kuliner khas berbuka.
Dilansir dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, secara etimologis, kata “ngabuburit” berasal dari bahasa Sunda, yakni “burit” yang berarti sore hari. Dalam perkembangannya, istilah ini digunakan luas di berbagai daerah untuk menggambarkan aktivitas menjelang Magrib selama bulan puasa. Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa daerah dapat bertransformasi menjadi istilah populer berskala nasional dalam konteks budaya Ramadan.
Menjelang waktu berbuka, kawasan penjualan takjil selalu dipadati warga yang ingin mencari menu favorit. Beragam pilihan tersedia, mulai dari kolak, es buah, aneka gorengan, hingga jajanan tradisional, jajanan nusantara serta menu khas dari berbagai negara dapat ditemui. Berbagai pilihan makanan yang menggoda berpadu dengan suasana sore yang semakin ramai mendekati azan Magrib.
Fara, warga Perumnas, mengaku gemar ngabuburit di beberapa lokasi karena banyaknya pilihan menu takjil yang sesuai seleranya. Ia merasa bisa mencoba beberapa menu berbeda dalam satu waktu. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya mengontrol diri agar tidak kalap membeli dalam jumlah berlebihan yang berpotensi tidak termakan.
Hal senada disampaikan Reynan yang ditemui di lokasi ngabuburit di Jalan Majapahit. Ia mengungkapkan hampir setiap Ramadan selalu datang untuk berburu takjil. Menurutnya, suasana yang ramai justru menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, ia menyebut harus “war takjil” karena pengunjung membludak, sehingga perlu datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favorit.
Ngabuburit Ramadan pada akhirnya bukan sekadar aktivitas menunggu waktu berbuka. Tradisi ini menjadi bagian dari dinamika budaya yang terus hidup, menghadirkan cerita, kebiasaan, serta pengalaman khas yang selalu dinanti setiap tahunnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....