Bukan Cuma Lintasan, Fasilitas Sirkuit Mandalika Dikebut
- 22 Sep 2026 16:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya difokuskan pada kondisi lintasan. Sejumlah fasilitas pendukung di kawasan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika juga terus dibenahi untuk memastikan penyelenggaraan MotoGP berjalan optimal.
General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengatakan pembenahan dilakukan pada berbagai bangunan dan sarana penunjang yang berada di area sirkuit. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat ekosistem otomotif di kawasan The Mandalika.
"Kami melakukan persiapan di seluruh bangunan dan sarana penunjang yang ada di area sirkuit," kata Pari, Selasa 22 September 2026.
Menurutnya, persiapan tersebut mencakup sejumlah fasilitas, termasuk servis Royal Box, Paddock dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah penyediaan fasilitas penyimpanan atau storage permanen. Pada penyelenggaraan sebelumnya, fasilitas tersebut masih menggunakan tenda.
"Setahun sebelumnya kita hanya menggunakan tenda, sekarang sudah punya permanen. Itu melengkapi ekosistem otomotif yang ada di sini," ujarnya.
Pari berharap penambahan dan peningkatan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung penyelenggaraan MotoGP, tetapi juga mendorong semakin banyak kegiatan balap motor maupun mobil digelar di kawasan The Mandalika.
"Sehingga kita berharap dengan adanya itu, balap motor maupun mobil akan semakin banyak di kawasan sirkuit yang kita cintai," katanya.
Donny Maharja mengatakan persiapan teknis lintasan untuk MotoGP 2026 secara keseluruhan telah mencapai sekitar 80 hingga 85 persen.
Salah satu pekerjaan yang masih berlangsung adalah track painting yang progresnya telah mencapai sekitar 70 persen.
Donny menjelaskan, pengecatan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan persyaratan homologasi FIM, bukan sekadar untuk memperbarui tampilan sirkuit.
Selain track painting, persiapan juga mencakup kondisi area gravel atau kerikil di sekitar lintasan. Material tersebut harus memiliki tingkat kekemburan dan kedalaman sesuai standar keselamatan yang ditetapkan FIM.
"Gravel kita gemburkan agar punya tingkat kedalaman minimal yang disyaratkan FIM, yaitu sekitar 25 sentimeter," jelasnya.
Perangkat keselamatan elektronik di lintasan juga telah rampung. Sementara sejumlah pekerjaan minor seperti perapian ditargetkan selesai paling lambat satu minggu sebelum gelaran MotoGP.
Donny juga memastikan aktivitas track day dan balapan yang masih berlangsung menjelang MotoGP tidak mengganggu persiapan. Justru, penggunaan lintasan tetap diperlukan untuk menjaga kondisi grip aspal.
"Semakin sering dipakai, kondisi grip itu semakin bagus. Itulah yang direkomendasikan FIM, kenapa kita tetap menyelenggarakan kegiatan di sela masa persiapan," katanya.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....