Kamar Hotel di Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP Mandalika

  • 21 Sep 2026 06:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Kamar hotel dan akomodasi di Lombok nyaris penuh tiga pekan menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Tingginya permintaan terjadi seiring meningkatnya antusiasme penonton untuk menyaksikan MotoGP Mandalika yang digelar 9-11 Oktober mendatang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan tingkat okupansi akomodasi selama periode MotoGP telah mendekati 100 persen.

“Tingkat okupansi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah mencapai hampir 100 persen. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme dan permintaan terhadap akomodasi di NTB selama periode penyelenggaraan,” ujar Wolini, Jumat (18/9/2026).

Saat ini, terdapat sekitar 1.560 hotel dan akomodasi yang tersebar di berbagai wilayah NTB. Tingkat keterisian diperkirakan masih akan meningkat seiring semakin dekatnya race weekend.

Tingginya permintaan kamar membuat penyediaan alternatif tempat menginap menjadi perhatian. Melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), InJourney menyiapkan Official Camping Ground di zona barat kawasan Kuta Beach Park, The Mandalika.

Camping ground tersebut mulai beroperasi pada 8 Oktober 2026 atau sehari sebelum rangkaian race weekend dimulai.

Fasilitas ini disiapkan sebagai pilihan akomodasi bagi penonton yang ingin menginap di sekitar kawasan Mandalika sekaligus merasakan suasana MotoGP secara lebih dekat.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan tingginya permintaan akomodasi menjadi salah satu indikator besarnya antusiasme terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan kapasitas yang ada dapat terus ditambah, baik dari sisi akomodasi maupun konektivitas penerbangan,” kata Maya.

Menurut Maya, kesiapan akomodasi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan tempat menginap, tetapi juga kualitas pengalaman wisatawan selama berada di NTB.

Karena itu, wisatawan yang datang untuk MotoGP juga didorong tidak hanya menghabiskan waktu di sekitar sirkuit. Mereka diharapkan memperpanjang masa tinggal dengan menikmati destinasi wisata, kuliner, produk UMKM, serta budaya dan pengalaman lokal NTB.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pun diharapkan menjadi momentum bagi industri akomodasi dan sektor pariwisata NTB untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....