Jelang MotoGP, Bupati Lombok Tengah Minta Harga Hotel Wajar

  • 20 Agt 2026 20:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah meminta pelaku usaha perhotelan mengantisipasi kenaikan harga kamar menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2026. Pemerintah daerah mengingatkan agar tarif penginapan tidak melonjak terlalu tinggi sehingga justru membebani wisatawan yang datang.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan persoalan harga kamar hotel perlu menjadi perhatian bersama, terutama menjelang meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan Mandalika.

Menurutnya, Dinas Pariwisata bersama pihak terkait perlu melakukan pemantauan dan koordinasi lebih dekat untuk mengantisipasi lonjakan tarif penginapan.

“Ini tentu harus diantisipasi. Jangan sampai harga kamar terlalu melonjak, itu juga bahaya,” kata Pathul Kamis 20 Agustus 2026.

Ia menilai kenaikan harga yang terlalu tinggi dapat memengaruhi minat masyarakat untuk datang dan menginap di Lombok Tengah. Karena itu, kondisi dan kebutuhan wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP harus ikut diperhitungkan.

Terlebih, tingkat pemesanan kamar di kawasan Mandalika mulai meningkat. Di sisi lain, antusiasme penonton terhadap MotoGP Mandalika 2026 juga mulai terlihat dari penjualan tiket. Hingga awal Agustus, penjualan tiket dilaporkan telah mencapai sekitar 42 persen dari target yang disiapkan penyelenggara. Pemerintah menargetkan gelaran tahun ini mampu menarik hingga 150 ribu penonton.

MotoGP Mandalika 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 9 hingga 11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Gelaran tersebut menjadi penyelenggaraan kelima MotoGP Indonesia di Mandalika.

Dengan potensi lonjakan wisatawan tersebut, Pathul meminta seluruh pihak tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga kenyamanan wisatawan. Menurutnya, tarif akomodasi yang terlalu tinggi justru dapat menjadi persoalan bagi sektor pariwisata daerah.

Pathul menyebut koordinasi Pemkab Lombok Tengah dengan pengelola kawasan Mandalika sejauh ini berjalan baik. Sinergi tersebut akan terus diperkuat untuk memastikan penyelenggaraan MotoGP berjalan lancar.

“Sinergitas, kolaborasi tentu dikedepankan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kondisi pariwisata tetap kondusif, termasuk memastikan ketersediaan kamar hotel dengan harga yang masih wajar bagi wisatawan selama gelaran MotoGP berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....