Dua Personel MGPA Isi Posisi Strategis di ARRC 2026

  • 14 Apr 2026 14:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Kiprah sumber daya manusia Indonesia di dunia motorsport internasional kembali mendapat pengakuan. Dua personel dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), yakni Eddy Saputra dan Muhammad Awallutfi Andhika Putra, dipercaya mengisi posisi penting dalam ajang FIM Asia Road Racing Championship 2026.

Penunjukan ini diberikan langsung oleh Fédération Internationale de Motocyclisme, federasi balap motor dunia, sebagai bagian dari penguatan struktur pengelolaan kejuaraan balap paling bergengsi di Asia tersebut.

Eddy Saputra yang juga menjabat sebagai Board of Advisor MGPA ditetapkan sebagai Race Director permanen ARRC musim 2026. Sementara itu, Awallutfi Andhika Putra yang merupakan Track, Race Electronic, and Motorsport Manager MGPA dipercaya sebagai International Jury Member.

Penunjukan ini tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga menunjukkan bahwa kualitas SDM Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam sistem pengelolaan balap internasional.

Sebagai Race Director, Eddy Saputra memegang kendali penuh jalannya balapan dari ruang Race Control. Ia bertanggung jawab atas seluruh aspek teknis perlombaan, mulai dari menentukan start, penghentian balapan, hingga menjatuhkan sanksi kepada pembalap. Peran ini menuntut ketegasan, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan cepat dalam situasi yang dinamis.

“Sebagai Race Director, tugas utama saya memastikan balapan berjalan sesuai regulasi, menjaga keselamatan, dan memastikan seluruh sesi berlangsung tepat waktu,” ujar Eddy Selasa 14 April 2026.

Ia menambahkan, setiap keputusan diambil melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk safety officer dan perwakilan promotor.

Menurutnya, menjaga keadilan dan integritas kompetisi menjadi hal utama. Setiap insiden di lintasan harus dinilai secara objektif, apakah merupakan racing incident atau pelanggaran yang memerlukan sanksi.

Di sisi lain, Awallutfi Andhika Putra sebagai International Jury Member memiliki peran penting dalam aspek yudisial balapan. Ia terlibat dalam pengambilan keputusan tertinggi terkait berbagai kasus, mulai dari protes tim hingga pelanggaran regulasi.

“Peran kami memastikan seluruh aturan FIM diterapkan secara konsisten sehingga kompetisi berjalan adil dan sesuai standar internasional,” ujarnya.

Pengalaman teknis yang dimilikinya dalam pengelolaan sirkuit dan sistem balap menjadi bekal kuat dalam menjalankan tugas di level internasional, termasuk dalam seri pembuka ARRC di Sepang.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyambut baik kepercayaan tersebut. Ia menilai penunjukan ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai tuan rumah ajang balap internasional, tetapi juga terlibat langsung dalam pusat pengambilan keputusan.

“Kepercayaan ini menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan SDM di MGPA membuahkan hasil. Kombinasi pengalaman dan energi generasi muda menjadi kekuatan penting dalam membangun reputasi Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Eddy Saputra dan Awallutfi Andhika Putra dalam struktur ARRC 2026 mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme dan integritas tenaga motorsport Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....