Drainase Optimal, Sirkuit Mandalika Tetap Layak Digunakan setelah Hujan Lebat

  • 26 Feb 2026 00:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda kawasan Lombok Tengah sejak Senin 23 Februari 2026 hingga Selasa 24 Februari 2026 sempat memicu banjir di sejumlah ruas jalan Kuta Mandalika. Meski demikian, kondisi lintasan di Pertamina Mandalika International Circuit tetap terjaga dan dinyatakan aman untuk kembali digunakan pada Selasa siang.

Cuaca ekstrem yang terjadi pada Selasa pagi mencapai intensitas tertinggi sekitar pukul 10.00 WITA. Hujan deras dengan angin kencang berlangsung selama kurang lebih 45 menit hingga satu jam dan sempat membatasi jarak pandang di sekitar kawasan sirkuit.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi hingga akhir Februari 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat. Kondisi ini dipengaruhi oleh penguatan Monsun Asia serta aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO).

Di dalam kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, hujan mulai turun sejak Senin pagi. Saat intensitas memuncak pada Selasa pagi, limpasan air terlihat mengalir dari area luar sirkuit menuju tepi lintasan. Namun, tidak terdapat genangan di jalur utama trek.

Sistem drainase sirkuit berfungsi optimal dalam mengalirkan air, sehingga permukaan lintasan tetap terjaga dari genangan berlebih. Hal ini memungkinkan proses pemulihan dilakukan dengan cepat setelah hujan mereda.

Beberapa dampak minor tercatat akibat cuaca ekstrem tersebut, antara lain kerusakan pada penutup LED gantry serta material promosi di Tikungan 1 dan Tikungan 17. Tim operasional sirkuit segera melakukan penanganan dengan membersihkan puing-puing, menggunakan high pressure washer dan blower di sejumlah titik, serta mengamankan papan circuit branding yang terdampak angin kencang.

Intensitas hujan mulai menurun sekitar pukul 10.40 WITA dan berhenti sepenuhnya menjelang pukul 11.30 WITA. Tim Track Maintenance kemudian melakukan penataan menyeluruh, termasuk penanganan area run-off Tikungan 1, apex Tikungan 2, serta beberapa titik water crossing yang terdampak limpasan air.

Selain itu, material promosi dan ACP yang terbawa angin juga dirapikan guna memastikan area tetap aman dan sesuai standar operasional. Sekitar 15 menit setelah proses penanganan, dilakukan inspeksi ulang lintasan menggunakan safety car untuk memastikan aspek kebersihan dan keselamatan telah terpenuhi.

Pada pukul 12.00 WITA, lintasan dinyatakan clear dan aman untuk digunakan kembali. Aktivitas pun langsung berlanjut dengan program Agya Arrive and Drive serta private track day roda dua.

Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem merupakan bagian dari standar operasional pengelolaan sirkuit.

Ia menyatakan seluruh sistem pendukung, termasuk drainase dan kesiapan tim operasional, dipastikan berada dalam kondisi optimal untuk menghadapi berbagai potensi cuaca ekstrem. Keselamatan dan kelancaran aktivitas di kawasan sirkuit tetap menjadi prioritas utama.

Priandhi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Menurutnya, MGPA terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan BPBD guna memastikan setiap aktivitas di kawasan sirkuit berjalan aman dan sesuai standar operasional yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....