MGPA Tingkatkan Performa Safety Car dengan Suspensi Öhlins
- 22 Feb 2026 13:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Upaya peningkatan standar keselamatan balap di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat kembali dilakukan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Kali ini, fokus peningkatan diarahkan pada kendaraan vital dalam setiap event balap: Safety Car MGPA Honda Civic Type-R.
Melalui penjelasan Denny Pribadi, Manager Motorsport MGPA, penggantian suspensi Safety Car MGPA dari standar pabrikan ke suspensi Öhlins adjustable coil-over khusus sirkuit bukan sekadar modifikasi teknis, melainkan bagian dari strategi peningkatan performa operasional dan respons darurat di lintasan.
Menurut Denny Pribadi, alasan utama penggantian suspensi adalah kebutuhan akan stabilitas saat Safety Car melaju dalam kecepatan tinggi, terutama ketika melintasi tikungan.
“Supaya safety car atau fast doctor lebih stabil ketika dibawa ngebut di tikungan, sehingga tidak terlalu jauh di belakang mobil atau motor balap,” jelasnya Minggu 22 Februari 2026.
Peran Safety Car di Mandalika bukan hanya mengendalikan laju rombongan pembalap saat insiden terjadi, tetapi juga membawa dokter sebagai penolong pertama ketika terjadi kecelakaan. Karena itu, kecepatan dan kestabilan menjadi faktor yang tidak bisa ditawar.
Jika Safety Car tertinggal terlalu jauh, maka waktu respons terhadap insiden bisa terhambat. Dalam konteks balap internasional, setiap detik sangat krusial.
Karakter lintasan Mandalika yang memiliki 17 tikungan menjadi pertimbangan teknis penting dalam keputusan ini. Banyaknya tikungan cepat menuntut kendaraan pengawal memiliki handling presisi serta kontrol body roll yang baik.
Denny menegaskan bahwa pada suspensi standar pabrikan yang belum menggunakan sistem adjustable coil-over mobil cenderung kurang optimal saat dipacu agresif di tikungan. “Biasanya kalau mesin 1.000 cc saya ketinggalan jauh. Motor itu tidak kelihatan karena perbedaannya antara motor dengan mobil lebih jauh. Bukan di mesin, tapi di kaki-kaki. Artinya, keterbatasan bukan pada tenaga mesin, melainkan pada sistem suspensi yang belum mampu menopang kebutuhan manuver cepat dan stabil," katanya.
Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menegaskan bahwa peningkatan teknis pada Safety Car merupakan bagian dari komitmen MGPA dalam menjaga standar internasional penyelenggaraan balap di Mandalika.
Menurutnya, keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap event, baik roda dua maupun roda empat. “Kami tidak pernah melihat safety car hanya sebagai kendaraan pendukung. Di dalamnya ada tanggung jawab besar terhadap keselamatan pembalap. Karena itu, setiap detail teknis harus memenuhi standar terbaik,” ujar Priandhi.
Priandhi Satria menambahkan bahwa penggantian suspensi ke Öhlins bukan semata-mata soal performa, tetapi tentang kesiapan sistem keselamatan yang terintegrasi. Priandhi juga menekankan bahwa langkah ini menjadi bukti keseriusan MGPA dalam menjaga reputasi Mandalika sebagai tuan rumah berbagai ajang internasional.
“Mandalika adalah sirkuit internasional dengan karakter teknis yang menantang. Kami ingin memastikan seluruh perangkat pendukung balap, termasuk safety car, berada pada level yang sama dengan standar global. Ini adalah bagian dari continuous improvement yang selalu kami lakukan,” pungkas Priandhi Satria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....