Enam Jam Tanpa Henti! Pertamina 6 Hours Endurance Uji Nyali dan Strategi di Mandalika
- 01 Feb 2026 12:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pertamina Mandalika International Circuit mencatat sejarah dengan menggelar Pertamina 6 Hours Endurance, balap ketahanan mobil pertama yang berlangsung selama enam jam non-stop di sirkuit tersebut. Ajang ini menjadi pembuktian kesiapan Mandalika sebagai tuan rumah balap roda empat berstandar profesional.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu 31 Januari 2026. Sejak pagi, peserta mengikuti registrasi ulang dan sesi paid practice. Pada tahap ini, tim memastikan kelengkapan administrasi serta kesiapan mobil sesuai regulasi. Di lintasan, paid practice dimanfaatkan untuk membaca karakter aspal, mengatur setelan mobil, serta mempersiapkan strategi balapan jarak panjang.
Sesi paid practice berlanjut hingga sore hari, disertai scrutineering atau pemeriksaan teknis kendaraan. Pemeriksaan ini menjadi syarat utama agar mobil dinyatakan layak dan aman untuk berlaga. Hari pertama ditutup dengan briefing resmi, yang membahas prosedur balapan, keselamatan, dan teknis lomba.
Balapan utama digelar pada Minggu 1 Februari 2026. Pagi hari diawali dengan inspeksi lintasan untuk memastikan kondisi sirkuit aman. Selanjutnya, sesi kualifikasi kelas ITCR 1200 dan 1500 digelar guna menentukan posisi start. Meski bukan penentu akhir di balap ketahanan, posisi awal tetap memberi keuntungan strategi.
Balapan resmi dimulai pukul 10.00 WITA setelah opening ceremony dan formation lap. Selama 360 menit atau enam jam penuh, para pembalap dan tim diuji dalam hal konsistensi, strategi pit stop, manajemen ban, bahan bakar, serta ketahanan fisik dan mental.
Usai balapan berakhir pukul 16.00 WITA, seluruh kendaraan masuk ke parc ferme, dilanjutkan evaluasi steward. Acara ditutup dengan prize giving ceremony sebagai apresiasi bagi tim dan pembalap terbaik yang berhasil menuntaskan balapan.
(Pgs.) Vice President Business Development MGPA, Rully Habibie, menjelaskan bahwa Pertamina 6 Hours Endurance diikuti sembilan mobil dari kelas 1200 cc dan 1500 cc dengan total 29 pembalap, mayoritas dari Indonesia serta didukung pembalap pendamping dari Asia hingga Eropa.
“Balap endurance ini menguji ketahanan mobil, strategi pergantian pembalap, hingga manajemen pit stop. Karena ini pertama kalinya digelar di Mandalika, ajang ini juga menjadi proses pembelajaran bagi semua pihak. Namun sejauh ini respons peserta sangat positif dan tidak ada kendala berarti,” ujar Rully.
Sementara itu, Sunny TS dari Racing Sun Academy selaku promotor menjelaskan bahwa balap endurance menuntut kerja sama tim yang kuat. Menurutnya, strategi pit stop, pengambilan keputusan di lintasan, serta koordinasi seluruh kru menjadi kunci utama dalam balapan enam jam.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan bahwa Pertamina 6 Hours Endurance memiliki arti penting bagi pengembangan motorsport nasional.
“Balap endurance bukan soal siapa paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten, disiplin, dan siap secara teknis. Mandalika dirancang untuk mendukung balapan seperti ini, dan event ini membuktikan kesiapan kami,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Pertamina 6 Hours Endurance, Mandalika menegaskan diri bukan hanya sebagai sirkuit MotoGP, tetapi juga sebagai rumah balap ketahanan roda empat di Indonesia, tempat strategi, konsistensi, dan daya tahan diuji hingga garis finish.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....