700 Pelari dari 18 Negara Ramaikan SMMF 2026 di Kaki Rinjani

  • 21 Sep 2026 06:23 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • SMMF 2026 di Sembalun diikuti sekitar 700 pelari dari 18 negara dan menjadi ajang promosi sport tourism NTB ke pasar internasional.
  • Event ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor kuliner, kopi, dan produk lokal.

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Sekitar 700 pelari dari 18 negara meramaikan Sembalun Mountain Marathon Festival (SMMF) 2026 di kawasan Sembalun, Lombok Timur, Minggu, 20 September 2026.

Event yang memasuki tahun kedua ini menggabungkan olahraga dengan wisata alam dan budaya. Peserta berlomba sekaligus menikmati lanskap kaki Gunung Rinjani, termasuk kawasan Bukit Pergasingan dan Bukit Nanggi.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan SMMF menjadi salah satu cara NTB mengembangkan sport tourism sekaligus memperkenalkan destinasi daerah ke pasar internasional.

"SMMF perlu terus dikembangkan secara bertahap sampai memiliki identitas dan brand yang kuat," kata Iqbal.

SMMF 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni Full Marathon 42 kilometer, Half Marathon 21 kilometer, dan Fun Run 7 kilometer. Lintasannya melewati jalur perbukitan dan trail dengan panorama khas Sembalun.

Menurut Iqbal, keberadaan event olahraga di kawasan wisata tidak hanya mendatangkan peserta. Aktivitas tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kuliner, kopi Sembalun dan produk lokal.

Peserta asal Belanda, Nike, mengaku mendapat pengalaman berbeda selama mengikuti SMMF. Perpaduan jalur trail, perbukitan, panorama alam dan budaya lokal membuat pengalaman berlari di Sembalun lebih dari sekadar kompetisi.

"Pelan tapi pasti, event-event seperti ini akan berkembang, semakin dikenal, dan menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat NTB," ujar Iqbal.

Pemprov NTB kini mendorong sport tourism tidak hanya berpusat di Sembalun dan Mandalika. Kawasan Tambora juga mulai dijajaki sebagai lokasi potensial untuk penyelenggaraan event olahraga berbasis wisata.

Iqbal menilai pengembangan sport tourism harus berjalan bersama dengan profesionalisme penyelenggaraan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kelestarian alam dan budaya juga menjadi bagian penting agar pertumbuhan pariwisata dapat berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....