Pupuk Indonesia Dukung Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Sumatera

  • 19 Jan 2026 09:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir di Sumatera dengan menyalurkan bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 10 ton. Selain itu, perusahaan juga mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli yang dilaksanakan secara simbolis di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat 16 Januari 2026.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, melalui siaran pers resminya, Senin 19 Januari 2026, mengatakan Pupuk Indonesia Grup berkomitmen untuk mendukung pertanian berkelanjutan dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk membantu pemulihan sektor pertanian pascabencana di Sumatera yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian.

“Alhamdulillah, Pupuk Indonesia bisa terus berkontribusi dalam program pemulihan pascabencana di Sumatera. Kali ini kami turut membantu program rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak melalui program Kementan Peduli,” ujar Rahmad.

Bantuan pupuk nonsubsidi tersebut nantinya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah pertanian yang terdampak banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Diharapkan, dukungan pupuk berkualitas dari Pupuk Indonesia dapat mempercepat proses rehabilitasi lahan sehingga petani dapat kembali berproduksi.

Menurut Rahmad, banjir yang terjadi sejak akhir November 2025 menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen dan kehilangan pendapatan. Oleh karena itu, rehabilitasi lahan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan regional, khususnya di Sumatera.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga tengah melakukan rehabilitasi lahan pertanian di Sumatera. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memulai program tersebut dari Kabupaten Aceh Utara yang dinilai mengalami kerusakan paling parah akibat banjir.

Selain mendukung rehabilitasi pertanian, Pupuk Indonesia juga berkontribusi aktif dalam penyaluran bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli. Total bantuan yang dikirimkan mencapai 215 ton dengan nilai Rp5,68 miliar, yang didistribusikan ke wilayah Sumatera, termasuk Aceh, menggunakan 80 truk.

Bantuan tersebut terdiri dari 120 ton beras, 5 ton gula, 24 unit tandon air, 8 truk air mineral, 8 truk makanan siap saji, 5 truk makanan ringan, 3 truk susu, serta 1 truk berisi kopi, teh, dan telur. Seluruh bantuan disalurkan berdasarkan hasil koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Rahmad menegaskan, meskipun bencana banjir telah terjadi lebih dari satu bulan lalu, kondisi masyarakat terdampak belum sepenuhnya pulih dan masih membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Bantuan Pupuk Indonesia tidak berhenti hari ini saja. Sejak awal bencana hingga sekarang kami terus hadir. Nilai bantuan bukan yang utama, tetapi kebersamaan kami dengan masyarakat. Bencana sebesar ini tidak mungkin diselesaikan oleh satu pihak saja,” kata Rahmad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....