Bakpao Kuliner Tionghoa Lembut Dengan Isian Beragam Pilihan

  • 28 Mei 2026 21:17 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Disajikan hangat setelah dikukus, bakpao tetap jadi camilan favorit masyarakat dari dulu hingga sekarang
  • Bakpao, kuliner Tionghoa bertekstur lembut ini hadir dengan berbagai varian rasa manis hingga gurih

RRI.CO.ID, Mataram - Bakpao menjadi salah satu kuliner yang tetap populer hingga sekarang. Teksturnya yang lembut, hangat, dan memiliki beragam isian membuat makanan ini disukai berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kini, bakpao hadir dengan banyak varian rasa modern tanpa meninggalkan ciri khas tradisionalnya.

Mengutip dari berbagai sumber, bakpao berasal dari kuliner Tiongkok yang dikenal dengan nama baozi. Nama “bakpao” sendiri berasal dari dialek Hokkien, yaitu “bak” yang berarti daging dan “pao” yang berarti bungkus. Seiring perkembangan zaman, bakpao tidak hanya berisi daging, tetapi juga hadir dengan berbagai pilihan rasa yang menyesuaikan selera masyarakat Indonesia.

Menurut situs resmi Pemerintah Kota Malang, bakpao juga memiliki makna simbolis sebagai lambang kesempurnaan, keceriaan, dan kelemahlembutan, terutama saat perayaan Imlek.

Hal menarik dari bakpao bukan hanya isiannya, tetapi juga bentuk dan cara penyajiannya. Bakpao dibuat dari adonan tepung yang difermentasi menggunakan ragi sehingga menghasilkan tekstur empuk dan mengembang setelah dikukus. Kini banyak bakpao dibuat dengan bentuk unik menyerupai bunga, karakter lucu, hingga hewan agar tampil lebih menarik.

Varian rasa bakpao juga semakin beragam. Untuk rasa gurih tersedia isian ayam, sapi, kari, hingga barbeque. Sedangkan rasa manis hadir dengan pilihan cokelat, kacang hijau, kacang merah, keju, stroberi, hingga custard. Inovasi rasa ini membuat bakpao cocok dinikmati sebagai camilan maupun menu sarapan praktis.

Cara penyajian bakpao paling nikmat biasanya saat masih hangat setelah dikukus. Tekstur lembut dengan aroma isian yang keluar membuat sensasi makan bakpao terasa lebih menggugah selera. Sebagian orang juga menikmati bakpao bersama teh hangat atau kopi sebagai teman bersantai.

Popularitas bakpao yang terus bertahan hingga sekarang menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat terus berkembang mengikuti tren kuliner modern tanpa kehilangan cita rasa khasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....