Sengarek, Camilan Tradisional Lombok Sarat Nilai
- 22 Apr 2026 14:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sengarek menjadi salah satu penganan tradisional khas Lombok yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus kreativitas masyarakat tempo dulu dalam mengolah bahan makanan. Terbuat dari nasi yang dikeringkan lalu digoreng, sengarek dikenal memiliki cita rasa renyah menyerupai kerupuk.
Penganan ini tidak hanya populer di Lombok, tetapi juga memiliki kemiripan dengan makanan di daerah lain. Di Bali, misalnya, makanan serupa dikenal dengan nama “sengkauk”. “Kalau di Bali namanya sengkauk,” ujar Made Aste, Rabu 22 April 2026.
Meski kerap dianggap berasal dari nasi sisa, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Proses pembuatan sengarek justru membutuhkan nasi yang masih dalam kondisi baik. Nasi yang sudah hampir basi tidak dapat digunakan karena akan memengaruhi tekstur dan rasa saat dikeringkan.
“Ini bukan nasi sisa, tapi nasi yang memang khusus kita siapkan untuk membuat sengarek. Kalau nasi hampir basi tidak bisa, karena akan berpengaruh pada rasa,” jelas Ibu Mar, yang kerap membuat sengarek sebagai camilan keluarga.
Sengarek menjadi bukti bagaimana masyarakat dahulu memiliki cara tersendiri dalam mengawetkan makanan, sekaligus menghindari pemborosan. Dengan teknik sederhana, nasi diolah menjadi camilan tahan lama yang tetap lezat.
Seiring perkembangan zaman, penganan ini juga mulai dipasarkan secara daring melalui berbagai platform e-commerce. Dalam bahasa Indonesia, makanan serupa dikenal dengan sebutan cengkaruk. Namun, kekhasan daerah tetap terasa, terutama pada sengarek khas Lombok yang memiliki perpaduan rasa pedas, gurih, dan manis. Berbeda dengan cengkaruk pada umumnya yang cenderung tidak memiliki sentuhan pedas.
Keberadaan sengarek menjadi pengingat bahwa warisan kuliner tradisional tidak hanya menyimpan nilai rasa, tetapi juga kearifan lokal yang patut dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....