Makanan Tradisional Indonesia Peningkat Imunitas di Musim Hujan
- 23 Jan 2026 07:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Musim hujan sering menyebabkan tubuh lebih rentan terserang penyakit akibat perubahan suhu, kelembapan tinggi, serta penurunan daya tahan tubuh. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Pedoman Gizi Seimbang) menegaskan bahwa menjaga imunitas dapat dilakukan melalui konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif alami. Dalam tradisi Nusantara, berbagai makanan dan minuman berbasis rempah telah lama dimanfaatkan untuk membantu tubuh tetap hangat dan sehat.
Sup dan Olahan Berkuah Hangat
Dilansir dari National Institutes of Health (NIH) – Garlic and Ginger Health Benefits, makanan berkuah seperti sup ayam kampung, soto, dan sop rempah menjadi pilihan utama saat musim hujan. Hidangan ini biasanya mengandung jahe, bawang putih, kunyit, dan serai. Bawang putih mengandung allicin yang memiliki sifat antimikroba, sedangkan jahe berfungsi sebagai antiinflamasi alami dan membantu meningkatkan respons sistem imun. Kuah hangat juga membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Minuman Tradisional Berbasis Rempah
Mengutip dari Kementerian Kesehatan RI – Saintifikasi Jamu, minuman tradisional seperti wedang jahe, jamu kunyit asam, dan beras kencur dikenal luas sebagai penguat daya tahan tubuh. Kunyit mengandung kurkumin yang berperan sebagai antioksidan dan imunomodulator, sementara jahe membantu melancarkan sirkulasi darah dan meredakan peradangan. Kementerian Kesehatan RI mengakui jamu sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan berbasis kearifan lokal.
Olahan Sayur Tradisional
Menurut World Health Organization (WHO) – Healthy Diet Factsheet, hidangan seperti pecel, urap, dan sayur asem mengombinasikan berbagai sayuran segar dengan bumbu tradisional. Sayuran hijau mengandung vitamin A dan C yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, serat pangan dari sayuran membantu menjaga kesehatan saluran cerna, yang menurut penelitian memiliki kaitan erat dengan fungsi sistem imun.
Makanan Fermentasi Tradisional
Food and Agriculture Organization (FAO) & Kementerian Kesehatan RI – Manfaat Pangan Fermentasi mengungkapkan tempe sebagai makanan fermentasi khas Indonesia juga berkontribusi dalam menjaga daya tahan tubuh. Proses fermentasi menghasilkan probiotik alami yang mendukung kesehatan usus. Sistem pencernaan yang sehat membantu tubuh menyerap nutrisi secara optimal dan meningkatkan pertahanan terhadap infeksi.
Olahan Umbi dan Biji-bijian Lokal
Kementerian Kesehatan RI – Pangan Lokal dan Kesehatan menyebutkan makanan tradisional berbahan ubi, singkong, dan jagung mengandung karbohidrat kompleks, vitamin, serta mineral yang berperan sebagai sumber energi dan pendukung fungsi imun. Asupan energi yang cukup membantu tubuh bekerja optimal dalam melawan penyakit, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Mengonsumsi berbagai jenis makanan tradisional Indonesia secara seimbang saat musim hujan dapat menjadi langkah preventif yang alami dan berkelanjutan. Dengan kandungan rempah, sayuran, pangan fermentasi, dan bahan lokal, kuliner Nusantara tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga berperan penting dalam mendukung imunitas dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....