Bon Jeruk dengan Cerita Adat yang Masih Hidup
- 31 Des 2025 20:24 WIB
- Mataram
KBRN Mataram:
Bon Jeruk, sebuah desa di Lombok Tengah, dikenal bukan hanya karena keindahan alam dan kulinernya, tetapi juga karena adat istiadatnya yang masih dijaga hingga sekarang. Di desa ini, tradisi tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, melainkan masih hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pak Usman selaku Ketua Pokdarwis Desa Bon Jeruk menjelaskan bahwa kekuatan desa wisata Bon Jeruk justru terletak pada keterlibatan masyarakatnya. Menurut beliau, wisata tidak hanya soal tempat, tetapi juga tentang pengalaman budaya yang dirasakan langsung oleh pengunjung.
Salah satu pengalaman budaya itu adalah bagaimana masyarakat Bon Jeruk memaknai pernikahan. Pernikahan tidak hanya dianggap sebagai urusan dua orang, melainkan sebagai peristiwa sosial yang melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar.
Pak Sahwaas sebagai Ketua Lembaga Adat menegaskan bahwa adat pernikahan di Bon Jeruk mengajarkan nilai penghormatan, penerimaan, dan kebersamaan. Semua prosesi dilakukan bukan untuk mempersulit, tetapi untuk memperkuat ikatan sosial.
Dalam kehidupan masyarakat Bon Jeruk, adat dan keseharian berjalan beriringan. Tidak ada jarak antara ritual dan kehidupan nyata, karena semuanya dilakukan dengan cara sederhana dan membumi.
Inilah yang membuat Bon Jeruk terasa berbeda. Tradisi tidak berdiri di atas panggung, tapi hidup di dapur, di halaman rumah, dan di tengah masyarakat.
Bagi Bon Jeruk, menjaga adat berarti menjaga jati diri desa itu sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....