Bupati Bima Instruksikan RSUD Utamakan Mutu Layanan Hemodialisa
- 31 Agt 2026 07:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima agar layanan Hemodialisa atau cuci darah yang baru diresmikan.
Kata Ady Mahyudi RSUD Bima tidak hanya mengandalkan kelengkapan fasilitas, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan mutu pelayanan, profesionalisme tenaga kesehatan dan keselamatan pasien.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Bima saat meresmikan Layanan Hemodialisa RSUD Bima.
Menurut dia, hadirnya layanan hemodialisa merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pasien yang mengalami penyakit ginjal kronis.
| Baca juga: Gedung CVCU di RSUD Selong Resmi Beroperasi |
Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah diharapkan tidak lagi harus selalu mendapatkan rujukan ke luar daerah.
Namun, Bupati mengingatkan jajaran RSUD Bima agar tidak cepat berpuas diri setelah layanan tersebut tersedia.
Ady menegaskan, fasilitas dan mesin hemodialisa hanyalah salah satu bagian dari pelayanan. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh jajaran rumah sakit mampu memastikan pasien memperoleh pelayanan yang aman, profesional dan manusiawi.
"Predikat sebagai layanan unggulan tidak cukup hanya dengan tersedianya fasilitas, harus dibuktikan melalui kualitas pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien, kedisiplinan serta kepuasan masyarakat," kata Ady Mahyudi
Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran RSUD Bima untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi rumah sakit daerah. Karena itu, setiap petugas harus menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
"Kepada seluruh jajaran RSUD Bima, teruslah memberikan pelayanan terbaik, jaga integritas, jaga profesionalisme, jaga keselamatan pasien dan yang paling penting, jaga kepercayaan masyarakat," ucapnya.
Instruksi tersebut sekaligus menjadi penekanan agar layanan hemodialisa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak berhenti pada seremoni peresmian semata.
Bupati berharap layanan yang baru tersedia tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu layanan unggulan RSUD Bima.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting. Tenaga kesehatan yang bertugas harus memiliki kompetensi dan mampu bekerja dalam sistem pelayanan yang terkoordinasi.
Sementara itu, Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan, MPH, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung operasional layanan hemodialisa.
Persiapan tersebut meliputi infrastruktur, ruang pelayanan, mesin hemodialisa serta dukungan tenaga medis dan tenaga kesehatan terlatih.
Ia menegaskan, pelayanan hemodialisa tidak sekadar membutuhkan mesin dan ruangan, tetapi membutuhkan sistem pelayanan yang matang.
"Pelayanan hemodialisa ini bukan hanya menyangkut tersedianya mesin dan ruangan. Aspek yang jauh lebih penting adalah kesiapan sistem, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien serta koordinasi tim dalam memberikan pelayanan," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....