Musim Kemarau di Dompu Picu Lonjakan Kasus ISPA, Warga Diminta Waspada

  • 22 Jun 2026 11:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu penyakit yang mulai banyak diderita warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Direktur RSUD Dompu, Fitratul Ramadhan, mengungkapkan berdasarkan data pelayanan kesehatan yang dihimpun, kasus ISPA kini menjadi penyakit dengan jumlah penanganan tertinggi di rumah sakit tersebut.

Menurutnya, kondisi cuaca kering yang memicu meningkatnya debu menjadi salah satu faktor utama penyebab melonjaknya kasus ISPA. Namun, selain faktor lingkungan, pola hidup masyarakat yang belum sepenuhnya mengarah pada pola hidup sehat juga ikut memperbesar risiko penularan.

“Kalau kita lihat, kondisi musim kemarau seperti sekarang memang sangat rentan memicu gangguan saluran pernapasan, apalagi jika pola hidup sehat belum menjadi kebiasaan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin, 22 Juni 2026.

Ia meminta warga, khususnya yang memiliki riwayat penyakit ISPA, untuk lebih waspada dengan menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, terutama di area yang rawan paparan debu.

Fitratul memastikan, pihak RSUD Dompu telah menyiapkan berbagai sarana pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Bahkan, rumah sakit juga telah mendapat tambahan fasilitas berupa pinjaman tempat tidur dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.

“Sejauh ini pelayanan tidak ada kendala, karena serangan ISPA dan penyakit lain yang biasa muncul saat musim kemarau sudah kami antisipasi. Setiap tahun kondisi seperti ini memang selalu terjadi,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mendeteksi kasus penyakit saluran pernapasan ini banyak ditemukan di wilayah yang berdekatan dengan perusahaan pengolahan aspal, khususnya di Kecamatan Hu’u dan Woja.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Dompu. Pemda kini meminta kerja sama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu untuk menertibkan perusahaan-perusahaan yang diduga tidak mengelola limbah dengan benar.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Langkah penertiban dinilai penting agar pencemaran lingkungan tidak semakin memperburuk kualitas udara dan memicu gangguan kesehatan yang lebih luas di tengah musim kemarau.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....