Tape Singkong, Camilan Tradisional untuk Kesehatan Usus

  • 09 Jun 2026 12:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Tape singkong dikenal sebagai salah satu makanan fermentasi tradisional yang masih digemari masyarakat Indonesia. Selain memiliki rasa manis khas dan tekstur lembut, tape singkong ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan probiotik yang dihasilkan selama proses fermentasi.

Tape singkong dibuat melalui proses fermentasi singkong menggunakan ragi tape. Dalam proses tersebut, mikroorganisme baik berkembang dan menghasilkan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan sistem pencernaan.

Probiotik sendiri merupakan mikroorganisme hidup, seperti bakteri baik, yang dapat memberikan manfaat kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Mikroorganisme ini berperan menjaga keseimbangan mikrobiota usus sehingga sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.

Kandungan probiotik dalam tape singkong membantu menyehatkan usus dengan menekan pertumbuhan bakteri jahat dan menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan. Kondisi usus yang sehat juga berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh karena sebagian besar sel imun berada di area pencernaan.

Selain itu, probiotik dapat membantu memperlancar proses pencernaan, mengurangi risiko sembelit, serta meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Menariknya, dilansir dari Alodoc.com, tape singkong tidak hanya mengandung probiotik, tetapi juga prebiotik. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Probiotik merupakan bakteri baik yang memberikan manfaat langsung bagi tubuh, sedangkan prebiotik adalah serat atau senyawa tertentu yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik tersebut.

Dalam tape singkong, proses fermentasi menghasilkan mikroorganisme seperti Lactobacillus dan Saccharomyces cerevisiae yang berperan sebagai probiotik. Sementara itu, sebagian pati singkong yang mengalami perubahan selama fermentasi dapat membentuk pati resisten yang berfungsi sebagai prebiotik dan membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

“Karena adanya perpaduan Probiotik dan prebiotik, tape singkong ini camilan yang ramah untuk kesehatan usus,” ujar Putri, Selasa 9 Juni 2026, seorang karyawati pecinta makanan sehat, dan sering membawa tape singkong ke kantor.

Meski demikian, konsumsi tape singkong tetap perlu dilakukan secara bijak. “Kandungan gulanya tinggi jadi jangan dikonsumsi berlebihan,” tambahnya.

Dengan kandungan probiotik dan prebiotik yang dimilikinya, tape singkong menjadi salah satu warisan kuliner tradisional yang tidak hanya lezat, tetapi juga berpotensi mendukung kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....