Penguatan Kader Posyandu, Begini Dilakukan Dikes Kabupaten Bima

  • 22 Mei 2026 16:04 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Nurul Wahyuti menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader Posyandu menjadi kunci utama dalam keberhasilan implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Kabupaten Bima.

Hal tersebut disampaikan seiring pelaksanaan kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan Pengelola Posyandu yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bolo sebagai Lokus GF-RSSH Tahun 2026.

Menurut Nurul Wahyuti, transformasi pelayanan kesehatan primer yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menempatkan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat berbasis siklus hidup.

"Posyandu kini memiliki peran yang jauh lebih luas. Tidak hanya melayani ibu dan balita, tetapi juga remaja, usia produktif hingga lansia. Karena itu, kader harus memiliki kemampuan yang memadai agar pelayanan kesehatan di masyarakat berjalan optimal," ujarnya.

Ia menjelaskan, orientasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai kebijakan transformasi pelayanan kesehatan primer sekaligus meningkatkan kemampuan teknis kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar.

Dalam kegiatan tersebut, para kader akan mendapatkan materi mengenai pengelolaan Posyandu, pelayanan kesehatan seluruh siklus hidup, pelaksanaan kunjungan rumah, penyuluhan kesehatan, pencatatan dan pelaporan, hingga deteksi dini penyakit prioritas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kader Posyandu mampu melaksanakan pelayanan kesehatan dasar sesuai standar dan mampu mendukung penguatan Pemantauan Wilayah Setempat atau PWS,” jelasnya.

Selain penguatan keterampilan kader, orientasi juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara Posyandu, Pustu dan Puskesmas agar pelaksanaan ILP berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

“Kolaborasi dan koordinasi menjadi hal penting. Dengan sinergi yang baik antara kader, Posyandu, Pustu dan Puskesmas, maka kualitas pelayanan kesehatan masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.

Nurul berharap orientasi tersebut dapat melahirkan kader-kader Posyandu yang aktif, terampil dan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bima.

“Harapan kami, Posyandu semakin kuat, kader semakin terampil, dan masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sampai ke tingkat desa,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....