Pemakaian Kawat Gigi: Kebutuhan Medis yang Mendesak atau Fomo?

  • 29 Apr 2026 06:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Saat ini jika kita melihat remaja hingga orang dewasa yang mengenakan kawat gigi atau behel, cendrung menjadi hal yang lumrah di kota-kota besar. Namun, di balik itu, muncul sebuah pertanyaan mendasar: apakah pemasangan kawat gigi tersebut didasari oleh urgensi kesehatan (medis) atau sekadar mengikuti tren gaya hidup?

Sarah Eveline Nainggolan,Sp.Kg, seorang dokter spesialis konservasi gigi di RS. Mutiara Sukma menyebutkan bahwa sewajarnya pemakaian kawat gigi sebaiknya di sesuaikan dengan kebutuhan, jika dirasa pertumbuhan gigi tidak menunjang aktivitas yang bersangkutan maka bisa di lakukan pemasangan kawat gigi.

"Kawat gigi juga merupakan salah satu alata untuk membantu sendi khusunya di bagian rahang dan kawat gigi menjadi alat untuk memperbaiki kondisi, ungkapnya ketika mengisi dialog Berugak Kita di pro 4 RRI Mataram.

Saat ini, banyak orang mengira behel hanya soal estetika, padahal ada dampaknya yang tersembunyi jika pemakain atau penanganan nya tidak sesuai prosedur atau kebutuhan gigi. "Pemakaian behel ada konskuensinya, behel itu berfungsi memperbaiki keadaan gigi untuk kesehatan sendiri dan behel ini kan benda asing ya yang di masukkan ke mulut, jadi ada konsekwensinya misalnya di gigi itu ada bagian yang tidak mudah di bersihkan, apalagi kalau behel yang di gunakan bukan behel kesehatan atau behel sembarangan dan itu akan di pasang bertahun-tahun, atau lem yang di gunakan bukan lem yang aman jadi ini berpengaruh pada struktur gigi, bisa jadi rusak," ujarnya.

Selain itu pemakaian behel yang tidak tepat juga mempengaruhi gigi, terjadi pergeseran gigi yang tidak sesuai. "Ada pergeseran gigi yang tidak tepat dan fungsi gusi hilang , akibatnya tertutup flak, bisa meradang dan menyebabkan bau, bakteri karena pemasangan behel yang tidak sesuai standar," tambahnya.

Pemasangan behel juga harus memperhatikan usia dan kondisi akar gigi sehingga struktur gigi kuat dan perawatan bisa di lakukan dengan baik. Untuk anak-anak: usia 6–14 tahaun , sebaiknya di cek dulu karena pertumbuhan gigi anak-anak harus di sesuaikan dengan pertumbuhan akar gigi secara sempurna.

"Pertumbuhan gigi anak-anak tumbuh di usia 6-8 tahun, berarti tidak usah di pasangkan kawat, tapi nanti ketika usia sudah matang di usia 10-11 tahun dan 2 tahun setelahnya yaitu 13 atau 14 tahun, alias gigi sudah matang baru di cek kebutuhan giginya," kata Eveline.

Untuk mengetahui kondisi gigi yang siap atau matang dokter Eveline menyarankan untuk melakukan ronten gigi terlebih dahulu untuk mengetahui usia akar gigi. Sementara untuk usia dewasa pemasangan behel bisa dilakukan kapan saja asalkan di lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

"Kapan pun bisa di pasangkan tapi harus di cek dulu apakah giginya bisa aman di pasankan behel atau malah merusak struktur gigi, jadi harus di lihat jaringan pendukung giginya baru bisa di pasang sesuai kebutuhan," ucapnya.

Pemakaian kawat gigi adalah kebutuhan medis yang di pilih setiap individu dengan berbagai alasan, bisa karena kebutuhan untuk tampil lebih baik atau memang faktor kesehatan yang mengharuskan di lakukan pemasangan kawat gigi untuk menunjang kesehatan gigi. Kondisi ini sebaiknya di lakukan karena kebutuhan bukan sekedar fomo atau ikut-ikutan dan sebaiknya di tangani oleh profesiaonal di bidangnya.

"Memasang kawat gigi itu adalah alat kesehatan, kita harus mempelajari dari bahannya, cara pemasangannya, dari kondisi gawat daruratnya, misalnya kawat yg menusuk, nyeri dan pergeseran gigi semua harus di perhitungkan dan ada ilmunya, sebaiknya di lakukan oleh orang yg memang professional di bidangnya, sehingga tujuannya tercapai dan kesehatan gigi terjaga," kata Eveline.

Pemasangan kawat gigi harus selalu diawali dengan konsultasi, rontgen gigi, dan dilakukan oleh profesional medis untuk memastikan bahwa prosedur tersebut memberikan manfaat, bukan justru mendatangkan penyakit baru yang mendatangkan penyesalan di kemudian hari, apalagi gigi adalah penunjang penampilan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....