Pasien Rawat Inap Membludak, RSUD Dompu Tambah Bed Darurat
- 03 Apr 2026 06:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, Nusa Tenggara Barat, terpaksa menambah tempat tidur (bed) ekstra guna mengantisipasi membludaknya pasien rawat inap dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, untuk menunjang pelayanan, RSUD Dompu harus meminjam bed darurat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.
Direktur RSUD Dompu, dr Fitratul Ramadhan, mengungkapkan sejak akhir Maret 2026, kapasitas layanan rawat inap di rumah sakit tersebut sudah penuh.
“Sejak akhir Maret, seluruh ruang rawat inap terisi penuh," katanya, Jum'at, 3 April 2026.
Tidak hanya memaksimalkan ruang rawat inap, sejumlah pasien juga terpaksa ditempatkan di ruang observasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena keterbatasan kapasitas. Lonjakan pasien ini dipicu oleh meningkatnya kasus penyakit pasca Lebaran, seperti gangguan pencernaan dan infeksi saluran pernapasan.
Selain itu, RSUD Dompu juga tengah menangani banyak pasien suspek campak yang didominasi oleh balita.
Catatan sementara, sebanyak 270 pasien balita dirawat dengan diagnosa suspek Campak.
Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak beroperasinya layanan rawat inap di tiga puskesmas yang berada di sekitar wilayah Dompu, yakni Puskesmas Dompu Timur, Puskesmas Dompu Kota, dan Puskesmas Dompu Barat.
Padahal, menurut pihak RSUD, sejumlah penyakit yang saat ini ditangani sebenarnya dapat dilayani di fasilitas puskesmas tersebut. Namun, sejak ketiga puskesmas itu berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), layanan rawat inap justru dihapus.
Akibatnya, seluruh pasien yang membutuhkan perawatan inap terpusat di RSUD Dompu, sehingga beban layanan semakin berat. Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu tengah berupaya mengajukan kembali izin agar layanan rawat inap di tiga puskesmas tersebut dapat dibuka kembali.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mampu mengurai kepadatan pasien di RSUD Dompu, tetapi juga mendorong puskesmas berstatus BLUD untuk lebih mandiri dalam membiayai operasional layanan kesehatannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....