Anak Rewel karena Sakit? Begini Cara Menghadapinya
- 31 Mar 2026 20:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Saat anak sakit, perubahan perilaku seperti menjadi lebih rewel adalah hal yang sangat wajar. Rasa tidak nyaman, nyeri, demam, atau kelelahan membuat anak sulit mengekspresikan perasaannya dengan baik. Akibatnya, tangisan dan sikap rewel menjadi cara utama mereka berkomunikasi. Kondisi ini sering kali membuat orang tua ikut stres, namun dengan pendekatan yang tepat, situasi bisa dihadapi dengan lebih tenang.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami penyebab anak menjadi rewel. Anak yang sakit biasanya merasa tidak nyaman secara fisik, seperti pusing, mual, atau sakit di bagian tertentu. Selain itu, keterbatasan aktivitas juga bisa membuat mereka bosan dan mudah tersinggung. Dengan memahami hal ini, orang tua dapat merespons dengan lebih empati.
Memberikan perhatian lebih menjadi kunci penting. Saat sakit, anak membutuhkan kehadiran orang tua untuk memberikan rasa aman. Sentuhan sederhana seperti memeluk, mengusap kepala, atau menemani mereka beristirahat bisa sangat membantu menenangkan emosi anak. Kehangatan ini sering kali lebih efektif daripada sekadar kata-kata.
| Baca juga: Waspadai Anxiety pada Remaja dan Anak |
Lingkungan yang nyaman juga berperan besar dalam mengurangi rewelnya anak. Pastikan ruangan tenang, tidak terlalu bising, serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Suasana yang kondusif membantu anak beristirahat dengan maksimal, yang sangat penting untuk proses pemulihan.
Selain itu, kebutuhan dasar anak tetap harus terpenuhi. Pastikan mereka cukup minum untuk mencegah dehidrasi, terutama jika mengalami demam. Untuk makanan, berikan dalam porsi kecil namun sering, dengan pilihan yang mudah dicerna seperti sup atau bubur. Jangan memaksa anak makan jika mereka benar-benar tidak nafsu, tetapi tetap usahakan asupan nutrisi terpenuhi.
Orang tua juga perlu menjaga sikap tetap sabar. Menghadapi anak yang rewel memang menguras emosi, namun membentak atau memarahi justru akan memperburuk keadaan. Gunakan nada suara yang lembut dan menenangkan agar anak merasa lebih nyaman.
Mengalihkan perhatian bisa menjadi strategi efektif. Ajak anak melakukan aktivitas ringan seperti membaca buku cerita, menonton kartun, atau bermain sederhana. Cara ini dapat membantu mengurangi fokus anak terhadap rasa sakit yang dirasakan.
Jika anak sedang menjalani pengobatan, pastikan jadwalnya dipatuhi. Obat yang diberikan tepat waktu dapat meredakan gejala yang memicu rewel. Bila anak menolak minum obat, orang tua bisa mencoba pendekatan yang lebih kreatif dan persuasif.
Yang tak kalah penting, orang tua juga harus menjaga kondisi diri sendiri. Kelelahan dapat memengaruhi cara merespons anak. Jangan ragu meminta bantuan pasangan atau keluarga agar Anda tetap bisa beristirahat.
Pada akhirnya, menghadapi anak yang rewel saat sakit membutuhkan kesabaran dan kasih sayang. Di balik tangisan mereka, ada rasa tidak nyaman yang ingin disampaikan. Dengan perhatian, ketenangan, dan pendekatan yang tepat, anak akan merasa lebih aman dan proses penyembuhan pun bisa berjalan lebih cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....