Dinkes KSB, Perkuat Kewaspadaan Dini Penyakit Pasca Lebaran

  • 25 Mar 2026 17:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa Barat - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, memperkuat sistem kewaspadaan dini untuk mengantisipasi potensi lonjakan penyakit pasca libur Lebaran. Langkah ini dilakukan melalui pemantauan intensif, berbasis laporan surveilans dari seluruh puskesmas di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Barat, dr. Carlof, Rabu 25 Maret 2026, menjelaskan bahwa sistem kewaspadaan dini tersebut dijalankan melalui dua skema pelaporan. Yakni laporan rutin mingguan dan laporan harian untuk kasus-kasus yang menunjukkan peningkatan signifikan.

“Tenaga surveilans di setiap puskesmas secara rutin menyampaikan data penyakit. Laporan mingguan dilakukan secara berkala, sementara laporan harian disampaikan apabila terdapat kasus yang menonjol,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.

Melalui sistem tersebut, Dinas Kesehatan dapat memantau perkembangan penyakit di tengah masyarakat secara cepat dan akurat. Sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan bila terjadi peningkatan kasus.

Selain memperkuat pemantauan, Dinas Kesehatan juga memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan tetap beroperasi optimal pasca libur Lebaran. Pelayanan di puskesmas, instalasi gawat darurat rumah sakit, hingga Tim Reaksi Cepat (TRC) ambulans tetap disiagakan selama 24 jam.

Menurutnya, ketersediaan layanan kesehatan menjadi hal penting untuk menjamin kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat. Petugas TRC bahkan tetap bertugas tanpa libur selama periode Lebaran guna memastikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Fasilitas kesehatan tetap siap, dan tim TRC dapat dihubungi sewaktu-waktu sesuai wilayah masing-masing,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan setelah menjalani aktivitas mudik dan perayaan Lebaran. Pola makan sehat dan seimbang dinilai penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia apabila mengalami gangguan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....