Biaya Perkuliahan Terjangkau, UT Mataram Perluas Akses Kuliah bagi Masyarakat
- 07 Okt 2026 13:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Persoalan biaya masih menjadi salah satu pertimbangan masyarakat ketika memilih perguruan tinggi. Universitas Terbuka (UT) Mataram menawarkan skema pendidikan yang relatif terjangkau dengan biaya kuliah mulai sekitar Rp1,3 juta hingga Rp2 jutaan per semester.
Besaran tersebut sudah mencakup bahan ajar yang digunakan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan. Direktur UT Mataram Ronny Basista, S.Ag., M.Si., Ph.D., mengatakan struktur biaya di UT dibuat sederhana agar mahasiswa tidak dibebani berbagai komponen biaya tambahan.
“UT itu dari sisi biaya relatif sangat terjangkau. Hanya membayar admisi atau pendaftaran Rp100 ribu, kemudian melengkapi persyaratan. Uang kuliah tunggal di UT dari Rp1,3 juta per semester sampai sekitar Rp2 jutaan,” jelasnya, Rabu 7 Oktober 2026.
Bahan ajar menjadi bagian dari fasilitas yang diterima mahasiswa setelah terdaftar. Materi tersebut tersedia dalam bentuk cetak maupun digital dan menjadi sumber utama yang dipelajari mahasiswa secara mandiri.
“Kalau sudah menjadi mahasiswa Universitas Terbuka, membayar SPP yang Rp1,3 juta itu sudah mendapatkan fasilitas buku materi pokok dan tutorial online,” tuturnya.
Ronny menjelaskan tutorial online diberikan untuk mendampingi mahasiswa dalam memahami bahan ajar. Mahasiswa dapat mengikuti diskusi dan menyampaikan pertanyaan apabila terdapat materi yang belum dipahami.
Dengan biaya tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh bahan pembelajaran. Sistem tutorial juga menjadi bagian dari proses akademik yang membantu mahasiswa mengikuti perkuliahan meskipun tidak berada di kampus.
UT juga memberikan pilihan tutorial tatap muka bagi mahasiswa yang membutuhkan pembelajaran secara langsung. Namun, fasilitas ini bersifat opsional dan dikenakan biaya tambahan.
“Tutorial tatap muka itu ada biaya yang berbeda, yaitu tambahan Rp150 ribu per mata kuliah untuk minimal 20 mahasiswa. Itu hanya opsional bagi mahasiswa yang ingin tatap muka,” jelas Ronny.
Ia mengatakan mahasiswa pada dasarnya dapat mengikuti tutorial online tanpa biaya tambahan. Tutorial tatap muka biasanya menjadi pilihan ketika mahasiswa membutuhkan pendampingan yang lebih intensif pada mata kuliah tertentu.
Ronny mencontohkan mahasiswa UT di Sumbawa yang meminta tutorial tatap muka untuk mata kuliah Bahasa Inggris. Permintaan tersebut dilakukan karena mahasiswa ingin mendapatkan penjelasan secara langsung dari tutor.
Dari sisi operasional, keterjangkauan biaya pendidikan UT juga berkaitan dengan model pembelajaran jarak jauh yang diterapkan. UT tidak harus menyediakan seluruh fasilitas fisik perkuliahan secara konvensional.
“UT tidak memerlukan gedung, tidak memerlukan fasilitas-fasilitas fisik lainnya. Cukup mahasiswa bisa belajar secara mandiri,” ungkapnya.
Untuk kegiatan praktikum yang membutuhkan laboratorium atau fasilitas tertentu, UT membangun kerja sama dengan perguruan tinggi mitra. Ronny menyebut mahasiswa dapat menggunakan fasilitas mitra sesuai kebutuhan mata kuliah yang ditempuh.
“Misalnya ada Universitas Mataram dan Undikma. Mahasiswa UT yang mengambil mata kuliah Biologi, misalnya, praktiknya di laboratorium perguruan tinggi mitra,” katanya.
Dengan skema tersebut, biaya pendidikan menjadi salah satu aspek yang ditawarkan UT kepada masyarakat yang ingin memperoleh pendidikan tinggi dengan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....